Plafon Gedung Rawat Inap Ambruk, Direktur RSUD AM Parikesit Pastikan Kondisi Seluruh Pasien dan Staf Aman

Teks Foto : Kondisi plafon gedung Enggang III RSUD AM PARIKESIT yang mengalami ambruk

mediamahakam.com, KUTAI KARTANEGARA – Derasnya hujan disertai angin kencang yang melanda Tenggarong pada Kamis (24/10/2024) sore tadi mengakibatkan salah satu plafon di gedung rawat inap RSUD Aji Muhammad Parikesit, tempatnya Gedung Enggang Lantai III ambruk hingga menyebabkan kerusakan di sejumlah bagian.

Untuk diketahui, Gedung Enggang Lantai III yang mengalami musibah plafon ambruk tersebut merupakan salah satu bangunan lama dari RSUD AM Parikesit yang dibangun pada tahun 2011 dan resmi dioperasikan pada tahun 2012. Sehingga bagian yang ambruk tersebut merupakan konstruksi awal dari bangunan tersebut.

Direktur RSUD AM Parikesit, Dr. Martina Yulianti, menjelaskan meskipun kejadian tersebut cukup serius dan sempat menyebabkan kepanikan di kalangan pasien dan staf, manajemen rumah sakit dapat segera mengambil tindakan sehingga kondisi dapat segera terkendali dengan baik dan proses evakuasi para pasien berjalan dengan aman dan lancar.

“Kami segera mengambil tindakan untuk memastikan keamanan pasien dan staf. Alhamdulillah, tidak ada pasien maupun staf yang mengalami cedera dalam insiden ini. Semua aman, dan para pasien saat ini kami evakuasi ke lantai 2 gedung 3,” ucap wanita yang akrab disapa Yuli itu.

Selain itu, pihak RSUD AM Parikesit juga segera menggandeng ahli konstruksi yang juga tengah melakukan pembangunan gedung baru di area rumah sakit tersebut, untuk menindaklanjuti kondisi Gedung Enggang Lantai III agar keamanannya dapat dipastikan terlebih dahulu sebelum dilakukan perbaikan dan dioperasikan kembali.

Yuli juga menyampaikan dengan tegas, bahwa RSUD AM Parikesit berkomitmen untuk mengambil langkah terbaik untuk mencegah insiden serupa terulang kembali di masa yang akan datang.

“Kami akan memastikan bahwa seluruh proses analisis dan perbaikan dilakukan sesuai standar keamanan. Keselamatan pasien dan staf adalah prioritas utama kami,” tegas Yuli.

Untuk saat ini area yang terdampak musibah tersebut telah diamankan dan untuk sementara waktu ditutup untuk umum. Namun, operasional rumah sakit masih tetap berjalan dengan penyesuaian di beberapa area.

Terakhir, ia mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang karena semua pelayanan RSUD AM Parikesit terhadap para pasien dipastikan akan tetap berjalan sebagaimana mestinya, meskipun terdapat sejumlah penyesuaian pada ruangan. Dan untuk informasi lebih lanjut terkait dengan peristiwa ini, pihak rumah sakit akan terus memberikan informasi terkini perihal kondisi gedung dan proses pemulihan yang tengah berlangsung. (rl)