Pjs Bupati Kukar Hadiri Sosialisasi Pengawasan Partisipasi Pilkada Serentak 2024, Ajak Peran Aktif Masyarakat Ciptakan Pemilu Jujur, Adil dan Berintegritas
Teks Foto : Suasana deklarasi keamanan Pilkada 2024 oleh Pjs Bupati Bambang Arwanto, Bawaslu, dan para tamu undangan. (Rizka/Media Mahakam)
mediamahakam.com, KUTAI KARTANEGARA – Penjabat sementara (Pjs) Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Bambang Arwanto menghadiri Sosialisasi Pengawasan Partisipasi Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2024 di halaman Planetarium Jagat Raya Tenggarong, Sabtu (29/9/2024).
Sosialisasi yang diinisiasi oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kukar itu resmi dibuka dengan penandatanganan deklarasi “No Black Campaign, No Money Politics, No Hoax And No Sara” oleh Pemkab Kukar, Bawaslu, KPU Kukar dan Tim Sukses dari tiga pasangan calon Kepala Daerah Kukar. Serta pelepasan balon helium dan beberapa ekor burung dara.
Pada kesempatan itu, Pjs Bupati Kukar Bambang Arwanto mengatakan bahwa ia siap menjadi wasit dan memfasilitasi penyelenggaraan Pemilu yang jujur, adil, dan bermartabat, serta menjaga netralitas birokrasi dengan menjalin koordinasi bersama Bawaslu Kukar.
Hal ini karena menurutnya, Pilkada merupakan momentum krusial dalam menentukan arah pembangunan daerah untuk 5 tahun ke depan. Maka dari itu, partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat diperlukan dalam mengawal proses penyelenggaraan pesta demokrasi agar Pilkada tahun ini dapat menjadi ajang adu gagasan, program dan visi misi yang berguna untuk membangun Kukar menjadi lebih baik.
“Saya atas nama pribadi sangat percaya bahwa melalui sosialisasi yang diselenggarakan oleh Bawaslu Kabupaten Kukar ini, kita dapat bersama-sama meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pengawasan partisipatif dalam pilkada,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bambang menyebutkan bahwa tema yang diusung pada sosialisasi kali ini, yaitu “No Black Campaign, No Money Politics, No Hoax And No Sara” sangat relevan dengan tantangan yang sedang dihadapi bangsa Indonesia saat ini khususnya dalam menyambut pesta demokrasi Pilkada serentak 2024.
Di mana secara normatif, segala bentuk kampanye hitam atau black campaign, politik uang atau money politik, penyebaran berita bohong atau hoax dan penggunaan isu secara suku, agama, ras antar golongan tentu akan merusak persatuan dan kesatuan bangsa.
Untuk itu ia mengajak seluruh elemen masyarakat termasuk partai politik, tim sukses, dan para pemilih, untuk berperan aktif dalam mengawasi jalannya Pilkada serentak tahun 2024 di Kabupaten Kukar. Serta menggunakan hak pilihnya masing-masing secara bijak dan bertanggung jawab.
“Pilihlah calon pemimpin yang memiliki integritas, kompetensi dan komitmen untuk memajukan daerah kita Kabupaten Kukar. Saya harap sosialisasi ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua. Mari kita jaga bersama proses demokrasi ini agar berjalan dengan damai dan bermartabat,” harapnya.
Disamping itu, Ketua Bawaslu Kukar Teguh Wibowo menambahkan, selain memberikan edukasi tentang bahaya black campaign, money politik, hoax, dan penyebaran isu SARA, sosialisasi ini juga bertujuan untuk memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tidak ragu melaporkan segera apabila menemukan indikasi adanya hal-hal tersebut di sekitarnya kepada pihak Bawaslu ataupun Panwaslu Kecamatan terdekat.
“Karen ini juga termasuk partisipasi masyarakat agar bisa menjaga pilkada ini tetap aman dan damai. Jadi kami mengimbau seluruh komponen masyarakat untuk melaporkan segala bentuk pelanggaran yang ditemui dalam setiap tahapan Pilkada kepada pihak yang berwenang,” tegasnya. (rl)






