Embung Maluhu Dikembangkan untuk Multifungsi, dari Irigasi hingga Wisata

Teks foto : Embung Maluhu (MediaMahakam.com)

mediamahakam, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kelurahan Maluhu tengah mengembangkan Embung Maluhu sebagai infrastruktur multifungsi yang mendukung sektor pertanian, perikanan, dan pariwisata. Pembangunan ini bertujuan untuk meningkatkan manfaat embung bagi masyarakat sekitar.

Lurah Maluhu, Tri Joko Kuncoro, menjelaskan bahwa embung ini memiliki peran strategis sebagai sumber irigasi bagi lahan pertanian yang tersebar di beberapa RT, seperti RT 17 hingga RT 21. Selain itu, embung juga berfungsi sebagai penahan banjir untuk wilayah sekitar, guna mengurangi risiko genangan air saat musim hujan.

“Kami berupaya mengoptimalkan embung ini agar tidak hanya menjadi sumber irigasi, tetapi juga memiliki nilai tambah di sektor perikanan dan wisata. Nantinya, kawasan ini akan dilengkapi dengan jogging track, area perkemahan, serta spot pemancingan dengan konsep pelepasan ikan setelah pembangunan selesai,” ungkap Tri Joko Kuncoro.

Saat ini, pembangunan embung masih berlangsung dan akan terus dilengkapi dengan berbagai infrastruktur pendukung. Dalam perencanaannya, pemerintah akan menambahkan turap serta membangun dua jembatan penghubung di sekitar embung. Proyek ini mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp 3 miliar yang akan digunakan dalam kurun waktu satu tahun ke depan.

Selain infrastruktur utama, Kelurahan Maluhu juga merencanakan pembangunan balai pertemuan umum untuk menambah fasilitas di kawasan embung yang memiliki luas sekitar 8 hektare tersebut. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik kawasan, baik sebagai pusat kegiatan ekonomi, pertanian, maupun rekreasi keluarga.

Dengan berbagai pengembangan ini, Embung Maluhu diharapkan menjadi salah satu destinasi unggulan di Kutai Kartanegara yang tidak hanya memberikan manfaat ekologis dan ekonomi, tetapi juga menjadi ruang terbuka hijau yang nyaman bagi masyarakat.(adv/diskominfokukar)