Sumber Sari Fokus Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Optimalisasi Lahan Pertanian

Kepala Desa Sumber Sari, Sutarno

Kukar – Desa Sumber Sari di Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kini menjadi salah satu pusat pengembangan pangan daerah. Pemerintah desa bersama masyarakat menempatkan sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi sekaligus bagian dari upaya mewujudkan ketahanan pangan Kukar.

Kepala Desa Sumber Sari, Sutarno, menyampaikan saat ini lahan utama yang dikelola berupa sawah seluas 318 hektare. Selain itu, tersedia pula sekitar 50 hektare lahan hortikultura yang menjadi penunjang produksi pangan. Penetapan Sumber Sari sebagai kawasan pengembangan pangan oleh Pemkab Kukar membuat desa ini mendapat perhatian khusus, terutama dalam penyediaan sarana dan prasarana.

“Memang setelah ditetapkan sebagai wilayah pengembangan pangan, Pemkab Kukar terus memberikan perhatian, khususnya di fasilitas dan sapras,” ujar Sutarno, pada Rabu (29/08/2025).

Berbagai bentuk dukungan yang sudah diberikan pemerintah daerah di antaranya pembangunan jaringan irigasi, penyediaan pompa air, hingga bantuan alat mesin pertanian (alsintan). Bantuan ini dinilai sangat membantu petani meningkatkan hasil panen. Dari setiap hektare lahan, petani bisa menghasilkan antara empat hingga enam ton padi.

Meski demikian, tantangan tetap ada. Ketersediaan air masih menjadi persoalan utama, terutama saat musim kemarau. Beberapa sungai mengering, sehingga sumur bor menjadi solusi. Saat ini sudah ada empat sumur bor yang dibangun pemerintah bekerja sama dengan TNI untuk mendukung kebutuhan air pertanian.

“Kami terus berharap dukungan pemerintah membantu ini, karena biaya pertanian cukup tinggi, apalagi kalau produktivitas terganggu,” tutup Sutarno.