Segihan Siapkan Mesin Ganda Penggerak Ekonomi Desa
Teks : Kades Segihan, Hendra Wahyudi
Mediamahakam.com, KUTAI KARTANEGARA – Desa Segihan, Kecamatan Sebulu, bersiap memperkuat perekonomian lokal dengan mengoperasikan dua motor utama yakni Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang terus berkembang, dan koperasi desa pertama yang segera berdiri di wilayah tersebut.
Keduanya digadang-gadang menjadi pilar pengelolaan potensi desa sekaligus penopang kesejahteraan warga, terutama petani.
Kepala Desa Segihan, Hendra Wahyudi, menjelaskan bahwa BUMDes saat ini telah mengelola berbagai unit usaha mulai dari penyediaan sarana produksi pertanian, jasa angkutan, hingga penyewaan perlengkapan acara.
“Kami terus berinovasi agar BUMDes dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa,” ujarnya, Sabtu (9/8/2025).
Inovasi terbaru yang akan segera diluncurkan adalah unit usaha Rukun Sejahtera, yang fokus membeli gabah langsung dari petani. Langkah ini diambil untuk memotong mata rantai tengkulak dan memastikan harga jual gabah lebih stabil.
“Kami ingin petani tidak lagi kesulitan menjual hasil panennya. Dengan unit usaha ini, kami berharap harga gabah bisa lebih stabil dan petani mendapatkan penghasilan yang layak,” tegas Hendra.
Perkembangan BUMDes Segihan mendapat dukungan sejak 2018 dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, termasuk suntikan dana Rp50 juta dari Kementerian Desa.
Dana tersebut digunakan untuk mengembangkan unit penyewaan kursi dan tenda, yang kini menjadi salah satu sumber pendapatan utama desa.
Sejalan dengan itu, pemerintah desa memiliki Koperasi Merah Putih sebagai mitra strategis BUMDes. Dirancang berdasarkan arahan Kementerian dan Dinas Koperasi, koperasi ini diharapkan menjadi pengelola potensi ekonomi lokal yang tangguh, sekaligus koperasi desa pertama di Kecamatan Sebulu.
“Koperasi ini kami bentuk agar bisa berkembang dan menjadi pilar ekonomi desa yang kuat,” jelas Hendra.
Ia menegaskan, koperasi dan BUMDes akan berjalan beriringan dalam menggarap sektor pengolahan hasil pertanian, pengadaan barang dan jasa, serta program pemberdayaan masyarakat.
Dengan sinergi keduanya, Desa Segihan menargetkan terbentuknya rantai usaha yang lebih terintegrasi, berkelanjutan, dan mampu memberikan manfaat langsung bagi seluruh warga. (advdiskominfokukar/zii)






