Sebulu Miliki 1.416 Hektare Sawah Fungsional, Masih Banyak Lahan Potensial Belum Tergarap
Koordinator BPP Kecamatan Sebulu, Iwan Setiawan.
Kukar – Kecamatan Sebulu di Kutai Kartanegara (Kukar) memiliki lahan sawah fungsional yang cukup luas, yakni sekitar 1.416 hektare. Namun, potensi pertanian di wilayah ini dinilai masih bisa diperluas karena terdapat banyak lahan potensial yang belum dimanfaatkan secara maksimal.
Koordinator Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Sebulu, Iwan Setiawan, mengatakan salah satu kendala yang membuat lahan potensial belum tergarap adalah persoalan aturan.
“Untuk luas lahan ada dua. Fungsional sekitar 1.416 hektare sawah. Untuk lahan potensial masih banyak yang belum difungsikan. Artinya masih ada potensi untuk dikembangkan ke depan, hanya saja terkendala aturan,” kata Iwan, pada Jumat (29/08/2025).
Menurut Iwan, lahan potensial tersebut bisa menjadi peluang besar untuk meningkatkan produksi pangan jika mendapat perhatian lebih dari pemerintah. Pengembangan lahan baru, lanjutnya, akan sangat penting mengingat kebutuhan pangan di Kukar dan Kalimantan Timur dipastikan meningkat seiring dengan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Kalau aturan bisa memberi jalan, tentu ini akan sangat membantu. Petani siap menggarap, hanya perlu dukungan kebijakan dan fasilitas yang jelas. Apalagi kita punya tanggung jawab besar sebagai penyangga pangan IKN,” tambahnya.
Ia menekankan bahwa pengelolaan lahan potensial bukan hanya soal membuka lahan baru, tetapi juga memastikan ketersediaan sarana pendukung seperti irigasi, Alsintan, dan pendampingan penyuluh. Tanpa itu, produktivitas yang diharapkan sulit tercapai.
“Kalau kita ingin ketahanan pangan lebih kuat, lahan yang ada sekarang harus dioptimalkan. Tapi lahan yang potensial jangan dibiarkan, harus dicarikan solusi agar bisa produktif,” tegas Iwan.
Dengan lahan fungsional dan potensi lahan baru yang masih terbuka lebar, Sebulu disebut memiliki peluang besar untuk meningkatkan kontribusinya sebagai salah satu lumbung pangan di Kukar.






