RPM Masjid Jami’ Ibrahimiyah Samarinda Tutup I’tikaf 10 Hari Terakhir, Peserta Dapat Sertifikat dan THR
Mediamahakam.com, Samarinda – Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai penutupan rangkaian kegiatan Gebyar Ramadan di Masjid Jami’ Ibrahimiyah, Kamis (19/3/2026). Remaja dan Pemuda Masjid (RPM) secara resmi menutup kegiatan i’tikaf 10 hari terakhir Ramadan 1447 Hijriah, yang dirangkai dengan penyerahan sertifikat serta THR Pesantren Ramadan kepada para peserta.
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Jami’ Ibrahimiyah, Jalan Rapak Indah Permai Puri Kencana Blok J RT 50, Kelurahan Lok Bahu, Kota Samarinda ini menjadi penanda berakhirnya seluruh rangkaian Gebyar Ramadan.
Berbagai kegiatan telah digelar sebelumnya, mulai dari lomba Islami, pawai Ramadan, pesantren Ramadan, i’tikaf, hingga beragam aktivitas ibadah lainnya yang melibatkan anak-anak, remaja, hingga pemuda.
Pembina Masjid Jami’ Ibrahimiyah, Penda menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi aktif, khususnya dalam i’tikaf 10 hari terakhir Ramadan.
“Terima kasih sudah berpartisipasi dalam kegiatan i’tikaf 10 hari terakhir Ramadan. Harapannya, kegiatan ini terus berlanjut sebagai bentuk menghidupkan bulan suci Ramadan dan memakmurkan masjid yang kita cintai,” jelas pakde penda panggilan akrabnya.

Sementara itu, Pembina RPM, Abd. Ghafur, menegaskan bahwa kegiatan pesantren Ramadan dan i’tikaf bukan sekadar aktivitas ibadah, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter generasi muda.
Menurutnya, kegiatan ini melatih peserta untuk berani tampil di depan publik melalui ceramah dan kultum, menjadi imam salat sunnah secara bergantian dalam qiyamul lail, serta menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan kebersamaan.
“Pesantren Ramadan dan i’tikaf ini seperti sekolah agama bagi anak-anak. Tujuannya menanamkan nilai-nilai kebaikan dan keislaman yang menjadi benteng dalam kehidupan mereka, agar terhindar dari hal-hal negatif,” jelasnya.
Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang kegiatan. Hal ini ditandai dengan keikutsertaan penuh selama 10 hari, yang kemudian diapresiasi melalui pemberian sertifikat. Selain itu, peserta yang hadir lebih awal sebelum pukul 18.00 WITA juga mendapatkan THR Pesantren Ramadan.

Salah satu peserta termuda, Abiyasa (7), mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut.
“Kegiatan i’tikaf ini seru, bisa bertemu banyak teman, tidur bersama, dan sahur bersama,” ucapnya polos.
Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama dan pelaksanaan salat sunnah Isyraq, menutup rangkaian Ramadan dengan penuh kebersamaan dan makna spiritual. (pep)






