Musda I TIDAR Kaltim Tetapkan Khomaruzzaman sebagai Ketua, Seno Aji Siapkan Kader Muda Hadapi Pemilu 2029
Mediamahakam.com, SAMARINDA – Pengurus Daerah Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Kalimantan Timur menetapkan Khomaruzzaman sebagai ketua untuk periode selanjutnya dalam Musyawarah Daerah (Musda) I yang digelar di Hotel Puri Senyiur, Samarinda, Jumat (10/7/2026) malam.
Musda tersebut dirangkaikan dengan kegiatan Training Kader (TUNAS) tingkat 1, 2, dan 3 yang diikuti 142 peserta dari sembilan kabupaten dan kota di Kalimantan Timur.
Ketua Umum PP TIDAR, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, mengatakan TIDAR merupakan wadah kaderisasi generasi muda untuk mencetak pemimpin yang berintegritas serta memiliki orientasi melayani masyarakat.
“TIDAR bukan hanya organisasi sayap partai, tetapi ruang kaderisasi bagi anak-anak muda untuk belajar memimpin, berorganisasi, dan mengabdi kepada masyarakat. Kami ingin melahirkan kader yang memiliki integritas, semangat melayani, serta mampu menjawab tantangan bangsa di masa depan,” kata Rahayu.
Ia berharap kepengurusan baru mampu memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat daerah sekaligus melahirkan kader muda yang siap mengambil peran strategis di berbagai bidang.
Ketua PD TIDAR Kaltim terpilih, Khomaruzzaman, menyampaikan apresiasi kepada kepengurusan sebelumnya yang dinilai berhasil meletakkan fondasi organisasi.
Ia juga menyebut TIDAR bukan sekadar organisasi kepemudaan, melainkan ruang yang mendorong lahirnya gagasan dan memperkuat persatuan anak muda di Kalimantan Timur.
“Terima kasih kepada Ketua sebelumnya, Bro Achmed Reza Fachlevi, yang telah menginspirasi anak-anak muda di Kalimantan Timur. TIDAR bukan sekadar organisasi, tetapi motor penggerak perubahan politik di Indonesia. Organisasi ini menjadi tempat lahirnya ide-ide brilian sekaligus mempererat persatuan anak-anak muda Kalimantan Timur agar semakin kreatif. Pemuda TIDAR siap berbakti dan siap menang,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Gerindra Kalimantan Timur, Seno Aji, menekankan pentingnya kaderisasi sebagai fondasi keberlangsungan partai politik. Menurut dia, TIDAR menjadi salah satu pilar utama Gerindra dalam menyiapkan kader muda.
“Kalian sudah tiga hari mengikuti proses pendidikan. Bagaimanapun juga, partai tanpa kader merupakan sebuah kemustahilan. TIDAR menjadi salah satu tumpuan Partai Gerindra dalam mendidik generasi muda memahami cara berpolitik yang baik,” kata Seno.
Ia mengingatkan pesan Presiden RI sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, agar seluruh kader mengedepankan etika dalam berpolitik.
“Pak Prabowo selalu menyampaikan, berpolitiklah dengan santun. Satu lawan terlalu banyak, seribu kawan masih terlalu sedikit,” ujarnya.
Selain itu, Seno meminta kader TIDAR menjadi garda terdepan dalam menghadapi maraknya penyebaran hoaks di ruang digital dengan menghadirkan narasi yang membangun di tengah masyarakat.
Menurut dia, capaian elektabilitas Partai Gerindra yang berada di kisaran 26 hingga 27 persen menjadi modal untuk menghadapi Pemilu 2029.
“Gerindra lahir dari rakyat, sehingga kader wajib terus hadir di tengah masyarakat. Saya yakin pada Pemilu 2029 nanti kalian sudah memiliki bekal yang cukup untuk maju, baik sebagai calon legislatif maupun eksekutif,” katanya.
Seno juga optimistis kepemimpinan Khomaruzzaman akan membawa TIDAR Kalimantan Timur semakin berkembang dan mampu mencetak generasi muda yang siap mengemban peran politik di masa mendatang.
Di sisi lain, Ketua PD TIDAR Kalimantan Timur periode sebelumnya, Achmed Reza Fachlevi, mengucapkan selamat kepada Khomaruzzaman atas amanah yang diterimanya sebagai ketua baru.
Ia berharap TIDAR tetap menjadi ruang pertama bagi generasi muda untuk belajar berorganisasi, memahami tata kelola partai, serta memperoleh pendidikan politik sebelum terjun langsung ke Partai Gerindra.
“Ke depan, kepengurusan baru juga diharapkan mampu merangkul dan meningkatkan dukungan kaum milenial demi kemenangan Partai Gerindra di Kalimantan Timur,” ujar Reza. (bor)






