Puluhan Ribu Lowongan Dibuka untuk Atasi Keterbatasan SDM di Desa dan Kampung Nelayan
Teks : Menteri Koordinator (Menko) Pangan Zulkifli Hasan. (Tangkapan layar di akun Youtube: Badan Komunikasi Pemerintah RI)
Mediamahakam.com, KUTAI KARTANEGARA – Keterbatasan sumber daya manusia (SDM) masih menjadi salah satu persoalan utama dalam pengembangan ekonomi desa dan kawasan pesisir di Indonesia. Program-program pemerintah yang menyasar penguatan koperasi dan sektor kelautan kerap terkendala pada aspek pengelolaan yang belum optimal.
Di banyak daerah, potensi ekonomi desa melalui koperasi maupun kampung nelayan belum sepenuhnya berkembang karena minimnya tenaga profesional yang mampu mengelola secara modern dan berkelanjutan. Hal ini berdampak pada lambatnya pertumbuhan ekonomi lokal.
Menjawab persoalan tersebut, Pemerintah Republik Indonesia (RI) membuka puluhan ribu lowongan pekerjaan (loker) untuk pengelolaan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih. Rekrutmen ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk memperkuat fondasi ekonomi berbasis desa.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyampaikan bahwa total lowongan yang dibuka pada tahap awal mencapai 35.476 formasi.
“Program utama ini membutuhkan SDM yang besar. Karena itu, kami membuka kesempatan bagi putra-putri terbaik Indonesia untuk ikut serta dalam pengelolaan Kopdes dan Kampung Nelayan Merah Putih,” ujarnya, Rabu (15/04/26).
Pemerintah menargetkan pembangunan sekitar 30 ribu Kopdes Merah Putih di seluruh Indonesia dalam waktu dekat sebagai bagian dari upaya pemerataan ekonomi.
“Kita akan membangun Koperasi Desa Merah Putih sebanyak 30 ribu di seluruh Indonesia. Insyaallah Juni dan Juli ini sudah tercapai,” kata Zulkifli.
Selain itu, program Kampung Nelayan Merah Putih juga terus dikembangkan dan hingga kini telah mencapai 1.368 kampung nelayan di berbagai daerah.
Dalam pelaksanaannya, kebutuhan SDM menjadi faktor kunci keberhasilan program. Oleh karena itu, rekrutmen dilakukan secara terbuka melalui panitia seleksi nasional.
Adapun rincian formasi tahap awal meliputi sekitar 30 ribu posisi manajer Kopdes Merah Putih yang akan berstatus sebagai pegawai BUMN di bawah PT Agrinas Pangan Nusantara dengan skema perjanjian kerja tertentu. Sementara itu, sekitar 5 ribu posisi disiapkan untuk pengelola Kampung Nelayan Merah Putih.
Rekrutmen ini akan dilakukan secara bertahap, mengingat total target pembentukan Kopdes Merah Putih secara nasional mencapai sekitar 80 ribu unit.
Sebagai informasi, seleksi ini terbuka bagi lulusan D3, D4, dan S1 dari semua jurusan, dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,75 serta usia maksimal 35 tahun. Pendaftaran dibuka mulai 15 hingga 24 April 2026 melalui laman resmi dan tidak dipungut biaya. (Zii)






