Peringatan HUT PGRI ke-79: Kukar Siap Jadi Barometer Pendidikan Nasional

Teks Foto : Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Prof. Dr. Yonathan Palinggi. (Rizka/Media Mahakam)

mediamahakam.com, KUTAI KARTANEGARA – Momentum Hari Guru Nasional dan HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-79 di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) diperingati dengan semangat optimisme untuk menyongsong era emas 2025. Ketua PGRI Kukar, Prof. Dr. Yonathan Palinggi, menegaskan bahwa momentum ini menjadi pengingat pentingnya persiapan generasi muda melalui pendidikan berkualitas, sesuai arahan Kementerian Pendidikan.

Menurut Yonathan, sebagai daerah yang diproyeksikan menjadi bagian dari Ibu Kota Nusantara (IKN), Kukar harus memperkuat berbagai aspek, terutama pendidikan. “Kami berharap Kukar dapat mempersiapkan diri melalui peningkatan strata pendidikan dan kompetensi guru, karena hal ini menjadi kunci untuk menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya perhatian pemerintah daerah terhadap kesejahteraan guru. Yonathan meyakini bahwa dukungan ini akan membangun semangat para guru di Kukar, sehingga pada akhirnya daerah ini dapat menjadi barometer pendidikan nasional. “Perhatian Pemda Kukar terhadap pendidikan sudah luar biasa. Ini memberikan keyakinan bahwa SDM kita akan semakin maju,” tambahnya.

Yonathan turut mengapresiasi wacana pemerintah pusat terkait kenaikan gaji guru. Menurutnya, langkah ini akan mempercepat peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. “Anak-anak kita bisa pintar jika guru dirawat. Kesejahteraan, kompetensi, dan pendidikan guru harus menjadi prioritas, seperti yang dilakukan di Malaysia dan Singapura,” ungkapnya.

Sebagai daerah dengan jumlah guru terbanyak di Kalimantan Timur, PGRI Kukar telah berkomitmen untuk terus mendorong para guru meningkatkan kompetensi dan kualitas diri. Yonathan menegaskan bahwa semangat ini harus terus diperkuat melalui berbagai kegiatan yang mendukung pengembangan guru.

Selain itu, Yonathan juga menjelaskan langkah-langkah perlindungan guru yang telah diambil PGRI. Kerja sama dengan kepolisian, mulai dari tingkat pusat hingga daerah, telah diwujudkan melalui penandatanganan MOU dengan Kapolri dan Kapolda. “Kami berharap perlindungan guru di Kukar terus berjalan dengan baik, seperti yang telah disosialisasikan baru-baru ini di Balikpapan,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, menyampaikan apresiasinya terhadap dedikasi para guru. Ia menekankan bahwa guru memegang peran strategis dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2025.

“Komitmen terhadap pengembangan guru sangat penting untuk mendukung visi pendidikan bermutu di Kukar. Kami akan terus mendukung langkah-langkah strategis ini agar para guru semakin berdaya dan berkualitas,” pungkasnya. (rl)