Perempuan Samboja Barat Didorong Kuasai Pasar Sasirangan
Teks : Camat Samboja Barat, Burhanuddin
Mediamahakam.com, KUTAI KARTANEGARA – Perempuan di Kecamatan Samboja Barat mulai diarahkan menjadi motor penggerak ekonomi kreatif berbasis budaya. Pemerintah setempat memfokuskan langkah ini pada pelatihan pembuatan dan pemasaran Kain Sasirangan, sebuah warisan budaya yang kini diolah menjadi peluang ekonomi.
Camat Samboja Barat, Burhanuddin, melihat letak wilayah yang berbatasan langsung dengan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai peluang emas.
Pelatihan yang digelar tak hanya mengajarkan teknik pembuatan kain dan pewarnaan alami, tetapi juga strategi pemasaran digital agar produk bisa menjangkau pasar lebih luas.
“Terdapat peluang besar untuk menjadikan Kain Sasirangan sebagai produk ekonomi kreatif yang memiliki daya saing tinggi,” ujarnya pada Jumat (15/8/2025).
Ia menegaskan, perempuan memiliki peran sentral dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya. Kreativitas dan inovasi yang mereka miliki dinilai mampu meningkatkan nilai jual produk, sehingga tidak hanya melestarikan tradisi, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi.
“Kita tidak cuma fokus pada proses produksi, kami juga membekali mereka dengan keterampilan strategi pemasaran digital, seperti pemanfaatan media sosial untuk memperluas jangkauan promosi,” jelasnya.
Pemerintah kecamatan menyiapkan program pelatihan bertahap, agar para pengrajin tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memahami ekosistem pemasaran modern. Targetnya, terbentuk kelompok usaha mandiri di kalangan perempuan.
Burhanuddin memastikan dukungan pemerintah tidak berhenti pada pelatihan awal. Program lanjutan akan digulirkan untuk memperkuat kapasitas dan daya saing para pengrajin.
“Pemerintah siap mendukung melalui berbagai program lanjutan, agar para pengrajin tidak hanya mahir dalam membuat Sasirangan, tetapi juga sukses dalam menjualnya,” pungkasnya. (advdiskominfokukar/zii)






