Pemerintah Kukar Memberikan Pelatihan Berbasis Kompetensi untuk Meningkatkan Daya Saing Tenaga Kerja

Teks foto : Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Distransnaker Kukar, Lukman(angga)

mediamahakam.com, KUTAI KARTANEGARA- Dalam upaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan daya saing tenaga kerja lokal, Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali mengadakan Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) tahun 2025. Program ini bertujuan untuk membekali masyarakat dengan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri dan pasar kerja saat ini.

Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Distransnaker Kukar, Lukman, mengungkapkan bahwa pelatihan ini terbuka bagi masyarakat di 20 kecamatan di Kukar, khususnya para pemuda yang baru menyelesaikan pendidikan.

“Kami ingin memastikan bahwa tenaga kerja lokal memiliki keterampilan yang kompetitif dan dapat terserap di berbagai sektor industri. Program ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Lukman pada Jumat (7/2/2025).

Pendaftaran program ini dilakukan secara online melalui situs siap-kerja.kukarkab.go.id. Distransnaker Kukar bekerja sama dengan berbagai Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang berkompeten, guna memastikan peserta mendapatkan pelatihan berkualitas dan sesuai dengan potensi ekonomi daerah.

Beragam Pilihan Pelatihan dengan Sertifikasi Kompetensi Pelatihan ini mencakup 11 bidang keterampilan, yaitu: Pelatihan Ahli K3 umum, Pelatihan Gada Pratama (Security) (pendaftaran hingga 10 Februari), Pelatihan Instrumentasi Level 1,Pelatihan Konten Kreator, Pelatihan Mekanik Alat Berat,Pelatihan Listrik Bangunan Sederhana,Pelatihan Forklift,Pelatihan Mobile Crane, Pelatihan Basic Operator Alat Berat,Pelatihan Rigger dan Pelatihan Welder SMAW 3G.

Seluruh peserta yang lulus akan mendapatkan sertifikat kompetensi, yang dapat menjadi nilai tambah dalam pencarian kerja. Program ini menargetkan lebih dari 500 peserta, dengan prioritas utama diberikan kepada masyarakat dari kelompok kurang mampu. Pemerintah Kukar memastikan biaya pelatihan sepenuhnya gratis, sehingga dapat diakses oleh siapa saja yang memenuhi syarat.

“Kami telah menetapkan kuota peserta per kecamatan, agar distribusi pelatihan lebih merata dan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat di seluruh Kukar,” tambah Lukman.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan tenaga kerja di Kukar semakin siap bersaing di dunia kerja, baik di sektor industri, jasa, maupun wirausaha.(atr)