Literasi Sekolah Kukar Didorong Menjadi Gerakan Kolektif

Teks : Plt Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdikbud Kukar, Emy Rosana Saleh

Mediamahakam.com, KUTAI KARTANEGARA – Kutai Kartanegara (Kukar), berupaya menjadikan literasi di sekolah bukan sekadar rutinitas membaca, tetapi gerakan kolektif yang melibatkan semua pihak.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar menekankan literasi harus menjadi budaya yang menular, melampaui batas internal sekolah, hingga mampu menginspirasi sekolah lain.

Plt Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdikbud Kukar, Emy Rosana Saleh, menilai literasi tidak bisa dikerjakan secara parsial. Semua unsur di sekolah guru, siswa, hingga tenaga kependidikan harus bergerak bersama.
“Kami menilai bagaimana sekolah mengembangkan literasi sehingga semua stakeholder internal terlibat,” ujarnya, Kamis (14/8/2025).

Pengelolaan literasi yang matang diyakini Emy akan berdampak langsung pada mutu pendidikan. Ia mencontohkan SMP Negeri 3 Tenggarong yang dinilai unggul dalam literasi digital berkat dukungan infrastruktur yang memadai.
“Sekolah yang kuat literasinya akan lebih mudah mengembangkan inovasi pembelajaran,” kata Emy.

Namun, keberhasilan literasi tidak cukup jika hanya dirasakan di satu sekolah. Disdikbud Kukar mendorong praktik baik dibagikan secara luas melalui kegiatan pengimbasan.
“Keterlibatan dalam memberikan pengimbasan literasi menjadi poin penting, karena literasi harus menular,” tegasnya.

Melalui pembinaan, lomba, dan pengembangan sumber daya, Disdikbud Kukar berharap literasi menjadi bagian dari identitas sekolah di seluruh wilayah.
“Ketika semua pihak terlibat, literasi akan berkembang lebih cepat dan berkelanjutan,” tandas Emy. (advdiskominfokukar/zii)