Embung dan Wisata Jadi Harapan Desa Suka Maju di Tengah Tantangan Ekonomi
Teks : Kepala Desa Suka Maju, Kuswara
Mediamahakam.com, KUTAI KARTANEGARA – Ketergantungan pada musim hujan dan minimnya pengelolaan destinasi lokal membuat Desa Suka Maju di Kecamatan Tenggarong Seberang menghadapi tantangan ganda, menjaga ketersediaan pangan dan membangun ekonomi berbasis wisata.
Dua sektor ini kini menjadi prioritas utama pembangunan desa sepanjang 2025.
“Embung desa menjadi kebutuhan penting agar petani tidak lagi bergantung sepenuhnya pada musim hujan,” ujar Kepala Desa Suka Maju, Kuswara, saat dikonfirmasi pada Kamis (27/7/2025).
Langkah awal dimulai dengan pengumpulan data teknis untuk pembangunan embung sebagai sumber cadangan air pertanian. Program ini diharapkan dapat menjaga suplai air saat musim kering, sekaligus meningkatkan hasil panen warga.
Upaya serupa juga dilakukan di sektor pariwisata. Pemerintah desa mulai mengembangkan potensi Goa Batu Gelap sebagai daya tarik lokal. Dua unit gazebo sedang dibangun untuk menunjang kenyamanan pengunjung.
“Pokdarwis akan bertugas menjaga kebersihan, keamanan, dan kenyamanan kawasan wisata,” jelas Kuswara, merujuk pada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang tengah dibentuk.
Pembentukan Pokdarwis dinilai penting untuk membangun sistem pengelolaan wisata yang berkelanjutan. Selain sebagai penggerak ekonomi, kehadiran kelompok ini juga diharapkan menumbuhkan rasa kepemilikan masyarakat terhadap destinasi yang ada di desanya.
Menurut Kuswara, keterlibatan warga menjadi kunci agar sektor pariwisata tidak hanya ramai sesaat, tetapi benar-benar menjadi penguat perekonomian desa dalam jangka panjang.
“Dengan pengelolaan yang baik dan dukungan masyarakat, kami ingin menjadikan Goa Batu Gelap sebagai tujuan wisata unggulan di Tenggarong Seberang,” pungkasnya. (adv/diskominfokukar/zii)






