Dorong Kemandirian Pangan Keluarga, KWT Katin Nusantara Aktif Olah Lahan Pekarangan

Kelompok Tani Wanita (KWT) Katin Nusantara, Farida.

Kukar – Kelompok Wanita Tani (KWT) memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan rumah tangga melalui kegiatan pertanian. Selain menjadi wadah berbagi pengalaman, KWT juga mendorong para anggotanya untuk lebih produktif dan terampil dalam memanfaatkan lahan sekitar rumah.

Hal ini pula yang tengah digiatkan oleh KWT Katin Nusantara di Desa Loa Duri Ulu, Kecamatan Loa Janan.

Ketua KWT Katin Nusantara, Farida, mengatakan bahwa kelompoknya fokus mendorong ibu-ibu rumah tangga untuk menjadikan lahan pekarangan sebagai sumber ketahanan pangan keluarga.

“Banyak sih wacananya, Mas. Seperti mendorong ibu-ibu memanfaatkan lahan pekarangannya untuk ketahanan pangan rumah tangga,” ujar Farida, pada Selasa (03/06/2025).

Dia mengungkapkan, bahwa pertanian di Kukar saat ini sudah menunjukkan kemajuan, termasuk di kampungnya yang mulai aktif mengelola pertanian skala kecil.

“Melihat pertanian saat ini di Kukar, sudah lumayan maju, dan di kampung sini juga sudah mulai berkembang,” tambahnya.

Menurutnya, aktivitas pertanian di pekarangan rumah tidak hanya bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan dapur, tapi juga menjadi ruang belajar bersama.

Melalui kegiatan ini, para anggota KWT bisa saling berbagi pengetahuan dan teknik bercocok tanam yang sesuai dengan kondisi lokal.

“Manfaatnya banyak, selain untuk ketahanan pangan, juga jadi tempat sharing ibu-ibu sekitar. Kami juga belajar bersama seperti bercocok tanam untuk ketahanan pangan rumah tangga,” jelasnya.

Terakhir, Farida berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) dapat memberikan perhatian lebih kepada kelompok tani pemula seperti KWT Katin Nusantara. Salah satunya melalui pelatihan dan pendampingan agar kegiatan pertanian mereka bisa lebih berkembang ke depannya.

“Harapan kami, semoga pemerintah bisa lebih membantu kelompok tani pemula seperti kami ini, dengan pelatihan dan dukungan yang membuat kami bisa lebih maju,” tutupnya.

Dengan semangat kolaboratif dan gotong royong, KWT Katin Nusantara menjadi contoh bagaimana perempuan di perdesaan turut andil dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis keluarga secara mandiri dan berkelanjutan.