Distanak Kukar Genjot Proyek Jalan Usaha Tani, Fokus di Lima Wilayah Strategis

Kabid Sarana dan Prasarana Distanak Kukar. Moh Rifani.

Kukar – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) terus mendorong peningkatan infrastruktur pertanian dengan membangun jalan usaha tani sepanjang 84 kilometer. Proyek ini dirancang untuk memperkuat akses petani menuju lahan dan mempermudah distribusi hasil pertanian ke pasar.

Namun, proses pelaksanaan proyek saat ini masih dalam tahap lelang dan mengalami keterlambatan. Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana Distanak Kukar, Moh Rifani, menjelaskan bahwa keterlambatan tersebut dipicu oleh penyesuaian anggaran dan pengurangan volume pekerjaan akibat kondisi fiskal daerah.

“Prosesnya memang belum rampung karena menunggu hasil rasionalisasi. Ada beberapa item pekerjaan yang harus disesuaikan, termasuk pengurangan volume agar tetap sejalan dengan ketersediaan anggaran,” terang Rifani saat dijumpai di ruang kantornya, pada Jumat (04/07/2025).

Meski menghadapi dinamika fiskal, Rifani menegaskan proyek ini tetap berjalan dan difokuskan pada lima kawasan prioritas: Sebulu, Muara Kaman, Loa Kulu, Tenggarong Seberang, dan Marang Kayu. Wilayah-wilayah ini dinilai memiliki potensi pertanian yang besar dan memerlukan peningkatan aksesibilitas infrastruktur pendukung.

“Kelima wilayah tersebut menjadi prioritas karena kebutuhan akses jalan yang mendesak dan potensi sektor pertaniannya yang signifikan. Tapi daerah lainnya tetap kami perhatikan, tidak ada yang kami abaikan,” jelasnya.

Rifani juga memastikan bahwa pembangunan jalan usaha tani ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan produktivitas petani dan mempercepat arus distribusi hasil panen. Distanak Kukar, lanjutnya, akan terus mengawal pelaksanaan proyek agar berjalan tepat sasaran dan memberi dampak nyata bagi petani.

Dengan adanya pembangunan ini, diharapkan aktivitas pertanian di Kukar semakin efisien, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal maupun regional.