Desa Perdana Susun Mulai Susun Evaluasi Anggaran

Teks : Kepala Desa Perdana, Pitoyo

Mediamahakam.com, KUTAI KARTANEGARA – Jalan berlubang yang menghubungkan Desa Perdana dan Desa Muah masih menjadi pemandangan sehari-hari bagi warga Kecamatan Kembang Janggut.

Meski tampak sepele, kondisi ini telah lama menghambat distribusi hasil pertanian dan memperlambat mobilitas warga.

“Jalan ini menjadi urat nadi bagi masyarakat kami. Perbaikannya sangat kami harapkan bisa memperlancar distribusi hasil pertanian dan mempercepat akses layanan antar desa,” ujar Kepala Desa Perdana, Pitoyo, Rabu (6/8/2025).

Melihat dampak yang cukup besar, perbaikan jalan tersebut ditetapkan sebagai program prioritas tahun 2025.

Pemerintah Desa menyadari, pembangunan infrastruktur bukan sekadar urusan fisik, tetapi menyentuh langsung aspek ekonomi dan keseharian warga.

Pembangunan jalan dinilai penting untuk memperkuat konektivitas, meningkatkan produktivitas, serta membuka ruang pertumbuhan ekonomi antarwilayah.

Namun perhatian Pemdes tak berhenti di situ. Evaluasi terhadap penggunaan Dana Desa juga mulai dilakukan. Salah satu yang menjadi fokus adalah pengalokasian anggaran ketahanan pangan yang selama ini mencapai 20 persen.

“Pemanfaatan anggaran akan kami evaluasi bersama BPD, agar program pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan mendasar warga,” jelas Pitoyo.

Reorientasi kebijakan ini muncul dari kesadaran bahwa pembangunan desa harus lebih adaptif terhadap tantangan yang ada. Tak hanya mengikuti kebijakan rutin, tetapi menjawab persoalan nyata di lapangan.

Bagi Pitoyo, jalan yang baik hanyalah awal dari banyak hal. Ia memandang bahwa kemajuan desa ditentukan oleh perencanaan yang matang, transparansi anggaran, dan sinergi semua elemen masyarakat.

“Kami tidak bisa melakukan perubahan secara instan. Tapi kami yakin, lewat perencanaan yang matang dan kerja sama dengan semua elemen, Desa Perdana bisa terus tumbuh sebagai desa yang lebih maju, bersih, dan mandiri,” tutupnya. (advdiskominfokukar/zii)