Bupati Kukar, Job Fair Harus Menjangkau Hulu dan Pesisir, Bukan Hanya Perkotaan

Teks foto: Bupati dan wakil Bupati Kukar bersama peserta job fair (istimewa)

Mediamahakam.com KUTAI KARTANEGARA- Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, secara resmi membuka kegiatan Job Fair yang digelar di Gedung Bela Diri, Kompleks Stadion Aji Imbut, Tenggarong Seberang, Rabu (2/7/2025).

Dalam sambutannya, Bupati menekankan pentingnya pemerataan akses informasi ketenagakerjaan, khususnya bagi masyarakat di daerah hulu dan pesisir.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023, jumlah pengangguran terbuka di Kutai Kartanegara mencapai 20.109 jiwa atau sekitar 4,05 persen dari total angkatan kerja sebanyak 371.349 jiwa. Meski angka ini masih lebih rendah dibandingkan tingkat pengangguran provinsi yang mencapai 7,74 persen, Bupati Aulia menyatakan bahwa satu orang saja yang bermasalah dengan pendapatan layak tetap menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

“Ketika kita bicara soal lapangan kerja dan penghasilan layak, statistik bukanlah satu-satunya ukuran. Satu orang saja yang tidak mendapatkan penghasilan layak adalah urusan kami di pemerintah daerah,” tegas Aulia.

Ia menyambut baik pelaksanaan job fair sebagai langkah nyata untuk mempertemukan pencari kerja dengan pemberi kerja. Namun demikian, Aulia menyoroti bahwa masalah utama dalam ketenagakerjaan bukan semata kurangnya lowongan, melainkan terbatasnya arus informasi yang menjangkau seluruh wilayah.

“Kalau ditelusuri lebih dalam, lowongan kerja itu sebenarnya banyak. Tapi arus informasinya tertutup. Karena itu, job fair seperti ini penting untuk membuka akses,” ujarnya.

Wakil Bupati Kukar, yang turut hadir dalam acara tersebut, bahkan menyampaikan usulan agar kegiatan job fair serupa juga digelar di wilayah hulu dan pesisir. Bupati Aulia pun menyatakan dukungannya atas gagasan tersebut.

“Pemberi kerja itu tidak hanya ada di ibu kota kabupaten. Kita harus membuka ruang yang sama di hulu dan pesisir. Ini bukan hanya soal pekerjaan, tapi soal keadilan akses informasi,” tambahnya.

Bupati berharap job fair ini dapat menjadi jembatan antara pencari kerja dan perusahaan, serta menjadi model kegiatan yang dapat direplikasi di wilayah lain dalam rangka menurunkan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(Adv/diskominfo/fad)