BUMDes Jadi Motor Penggerak Ekonomi di Sebulu Modern
Teks : Kepala Desa Sebulu Moderen, Joemadin
Mediamahakam.com, KUTAI KARTANEGARA – Di tengah upaya desa-desa untuk membangun kemandirian ekonomi, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Modern Prima di Desa Sebulu Modern, Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), terus memperlihatkan geliatnya sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonomi lokal.
Sejak berdiri pada 2020, BUMDes ini bergerak di sektor jasa penyewaan, seperti tenda, kursi, perlengkapan pesta, hingga sound system.
Unit usaha ini menjadi andalan desa dalam menghadirkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus menambah pendapatan asli desa (PADes).
“BUMDes ini sementara bergerak di bidang sewa jasa. Ke depan, kami akan mengembangkan ke potensi lainnya,” ujar Kepala Desa Sebulu Modern, Joemadin, pada Kamis (31/7/2025).
Joemadin menyebutkan, BUMDes sempat mengelola usaha gilingan padi pada masa sebelumnya. Namun, kegiatan tersebut tak lagi berjalan karena kesulitan mendapatkan bahan baku secara berkelanjutan.
“Dulu BUMDes ini sempat memiliki usaha gilingan padi, tapi saat ini kita terkendala dengan bahan bakunya,” jelasnya.
Di tengah penguatan kelembagaan desa, wacana pembentukan Koperasi Desa Merah Putih mulai bergulir.
Joemadin menyambut baik gagasan ini, tetapi menyampaikan kehati-hatian agar tidak menimbulkan tumpang tindih atau persaingan yang melemahkan BUMDes yang sudah ada.
“Memang tujuan koperasi ini sangat baik, namun kami khawatir keberadaan koperasi ini akan mematikan usaha BUMDes. Maka kita akan mempelajari dulu lebih dalam mekanisme dan juknis koperasi ini,” terangnya.
Lebih jauh, ia menegaskan pentingnya peran BUMDes dalam membangun kemandirian ekonomi desa. Menurutnya, BUMDes bukan hanya soal unit usaha, tetapi juga soal keberlanjutan, kesejahteraan, dan identitas ekonomi desa itu sendiri.
“Dengan pengembangan BUMDes maka ini sebagai motor penggerak ekonomi desa, sumber PADes, dan sarana peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tutup Joemadin. (advdiskominfokukar/zii)






