Asyik Berenang di Sungai Mahakam, Bocah Kelas 6 SD di Tenggarong Dilaporkan Tenggelam
Teks Foto : Proses pencarian bocah tenggelam di Sungai Mahakam (Rizka/Media Mahakam)
mediamahakam.com, KUTAI KARTANEGARA – Sungguh malang nasib Hafis, seorang bocah laki-laki berusia 13 tahun yang dilaporkan tenggelam saat tengah asyik berenang bersama kawan-kawannya di Sungai Mahakam, tepatnya di bawah Jembatan Kutai Kartanegara, Kamis (10/10/2024).
Sebelum kejadian naas itu terjadi, bocah yang baru duduk di bangku kelas 6 Sekolah Dasar (SD) itu berangkat menggunakan sepeda dari rumahnya yang berada di kawasan Bukit Biru untuk bermain di kawasan taman turap yang berada di bawah Jembatan Kutai Kartanegara seusai pulang sekolah bersama beberapa kawan sekelasnya.
Awalnya semua tampak biasa saja, hingga tiba-tiba tawa riang anak-anak itu berubah menjadi teriakan panik kala melihat Hafis hanyut terbawa arus dan terlihat kepayahan untuk berenang kembali ke posisi awal.
Menutut keterangan saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian, anak-anak itu berteriak meminta pertolongan dan salah seorang warga sempat berusaha menggapai Hafis menggunakan pelepah palem yang banyak terdapat di sekitar taman.
Namun ternyata, belum sempat Hafis menggapai uluran pelepah itu tubuh kecilnya yang mulai melemah perlahan tenggelam dan dalam waktu singkat tidak terlihat lagi dalam pandangan.
Warga kemudian langsung menghubungi pihak berwajib dan dalam sekejap tim gabungan yang terdiri dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmatan) Kukar, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan pihak Kepolisian langsung turun ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian.
Sejumlah perahu karet dan alat penyelam diturunkan untuk membantu proses pencarian korban. Sayangnya, proses pencarian itu mengalami sedikit kendala dikarenakan hujan deras dan berangin yang menyebabkan gelombang dan air sungai menjadi keruh.
Namun upaya tim gabungan tidak berhenti sampai di situ saja. Penyisiran sungai terus dilakukan hingga malam hari dan dibantu pula oleh drone yang di terbangkan di atas Sungai Mahakam.
Kepala Disdamkarmatan Kukar, Fida Hurasani menyebutkan bahwa pihaknya akan mengerahkan seluruh tenaga dan upaya semaksimal mungkin untuk menemukan korban.
“Kami akan fokus pencarian dan akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk menemukan korban,” ucapnya.
Selain tim gabungan dan keluarga korban, banyak warga Tenggarong yang turut mengawal kasus ini. Mereka bersama-sama membantu proses pencarian dengan berbagai upaya hingga melangsungkan doa bersama di sekitar lokasi kejadian
Hingga berita ini diturunkan, pencarian masih berlangsung dan belum ada titik terang terkait keberadaan dan kondisi Hafis. Kronologi pasti dari kejadian naas itu juga masih belum terungkap sepenuhnya. (rl)






