Dari Pena ke Arena Porwada, Wartawan Kukar Siap Bertanding
Teks : Kontingen Kukar saat di Lepas Secara Resmi Oleh Bupati Kukar Menuju Prowada Bontang
Mediamahakam.com, KUTAI KARTANEGARA / Di Aula Pendopo Odah Etam dipenuhi semangat dan tawa, 37 wartawan Kutai Kartanegara bersiap berangkat ke Bontang. Seragam olahraga yang mereka kenakan bukan sekadar simbol kompetisi, tapi lambang kebersamaan, bahwa pena dan semangat bisa berlari seirama.
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri tampak menyapa satu per satu peserta. Dalam nada yang tenang namun penuh makna, ia menegaskan bahwa ajang Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) bukan sekadar pertandingan fisik, melainkan arena rekreasi pikiran dan kolaborasi ide.
“Ajang seperti ini sangat penting, karena bisa menjadi ruang rekreasi yang melahirkan ide-ide baru dan memperkuat sinergi antara media dan pemerintah. Melalui pentahelix, kita ingin semua pihak bisa berkolaborasi lebih baik ke depan,” ujarnya, Jumat (17/10/2025).
Kata-kata itu mengandung lebih dari sekadar motivasi. Di baliknya tersimpan harapan akan kerja sama lintas sektor antara pemerintah, media, akademisi, swasta, dan masyarakat yang bisa menumbuhkan ruang komunikasi baru bagi pembangunan daerah.
Bagi Aulia, wartawan bukan hanya penyampai berita, melainkan jembatan antara pemerintah dan masyarakat.
“Teman-teman media adalah bagian penting dari pembangunan. Mereka membantu pemerintah dalam menyampaikan capaian, sekaligus memberi masukan agar setiap kebijakan bisa lebih terakomodasi dengan baik,” tuturnya.
Sementara di barisan peserta, Ketua PWI Kukar Bambang Irawan memegang daftar nama kontingen dengan senyum kecil. Ia tahu, setiap keberangkatan seperti ini adalah bentuk perjuangan panjang untuk menunjukkan bahwa jurnalis juga mampu mengukir prestasi di luar meja redaksi.
“Walau di tengah kesibukan, Pemkab Kukar selalu memberi dukungan penuh. Tahun lalu kita berhasil meraih empat medali satu emas, dua perak, dan satu perunggu serta menempati posisi keempat. Tahun ini jumlah medali meningkat menjadi tujuh dan kita berada di peringkat kelima,” jelasnya.
PWI Kukar mengirimkan 34 peserta untuk bertanding di tujuh dari sembilan cabang olahraga yang dilombakan. Dua cabang atletik dan tenis meja belum diikuti, namun semangat untuk memperluas partisipasi dan memperkuat pembinaan terus dijaga.
“Porwada ini semangatnya sama seperti olahraga Korpri, ajang silaturahmi dan pembinaan berkelanjutan. Kami berharap tahun depan setiap cabang bisa membawa pulang medali emas, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan insan pers Kukar,” pungkasnya.
Sore itu, sebelum bus berangkat, beberapa wartawan saling berfoto di depan spanduk bertuliskan “Porwada Bontang 2025”. Di wajah mereka tergambar semangat yang sama semangat yang tak hanya mencari kemenangan, tapi juga menjaga hangatnya hubungan antara sesama pemegang pena.
(Zii)






