Distanak Kukar Tekankan Pentingnya Kesehatan Tanah untuk Pertanian Berkelanjutan
Tanah lagi di garap petani.
Kukar – Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menegaskan bahwa menjaga kesehatan tanah merupakan kunci utama dalam mewujudkan pertanian berkelanjutan. Tanah yang sehat diyakini mampu menjaga stabilitas produksi pangan, meskipun luas lahan pertanian di Kukar terus mengalami penurunan.
Plt Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Distanak Kukar, Taufik, mengatakan produksi pangan di Kukar sejauh ini masih stabil berkat kerja keras petani dan dukungan jajaran dinas. Namun, tantangan terbesar adalah mempertahankan kualitas tanah agar tetap subur.
“Kesehatan tanah merupakan bagian penting dalam proses pertanian. Dengan tanah yang sehat, maka produksi pertanian bisa dijaga,” ujar Taufik, pada Rabu (03/09/2025).
Ia menjelaskan, tanah yang sehat adalah tanah yang memiliki cukup nutrisi, mampu menopang pertumbuhan tanaman, dan mendukung fungsi ekologis. Sebaliknya, tanah yang terdegradasi akan kehilangan daya dukung terhadap sektor pertanian.
“Tanah bukan hanya sekadar media tumbuh tanaman, tapi juga berfungsi menyerap dan menyaring air, menyediakan nutrisi, menjadi habitat fauna dan flora, bahkan berperan dalam menentukan iklim global,” terangnya.
Menurut Taufik, degradasi tanah bukan hanya berdampak pada penurunan produktivitas pertanian, tetapi juga bisa mengganggu ketersediaan air bersih, mengancam keanekaragaman hayati, hingga memperburuk perubahan iklim karena berkurangnya kemampuan tanah menyerap karbon dioksida (CO₂).
Untuk mencegah hal itu, Distanak Kukar rutin meminta laporan dari setiap wilayah pertanian. Laporan tersebut menjadi acuan untuk memantau kondisi tanah dan hasil produksi secara berkelanjutan.
“Kalau terjadi penurunan produksi, petugas segera melaporkan kondisi yang ada. Dengan begitu, kami bisa mengambil sikap dan mencarikan solusi secepatnya,” tegas Taufik.
Ia menambahkan, menjaga kesehatan tanah tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan integrasi konsep kesehatan tanah ke dalam kerangka kerja yang lebih luas, yaitu ketahanan tanah.
“Ketahanan tanah berarti memelihara dan meningkatkan sumber daya tanah agar tetap mampu menghasilkan pangan, air, serta menjaga keanekaragaman hayati. Ini juga bagian dari upaya menjaga keberlanjutan ekosistem,” pungkasnya.






