Ketua Gapoktan Margahayu Ingatkan Pentingnya Kalender Tanam Hadapi Musim Kemarau
Ketua Gapoktan Desa Margahayu, Sunadi.
Kukar – Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Margahayu, Kecamatan Loa Kulu, Sunadi, menekankan pentingnya petani memahami kalender tanam untuk menghadapi musim kemarau. Ia mengatakan, perencanaan yang tepat dapat membantu petani menghindari kerugian akibat keterlambatan menanam.
“Petani sebetulnya kalau musim kemarau itu harus tahu kalender tanam. Kita sudah prediksi, kalau semisalnya kemarau di bulan berapa, maka dari itu kita harus mengejar musim tanam sesegera mungkin,” ujar Sunadi, pada Rabu (27/08/2025).
Menurutnya, kondisi pertanian di Desa Margahayu masih sangat bergantung pada curah hujan. Meski sebagian sawah sudah mendapat aliran irigasi, namun pembangunan jaringan irigasi di wilayah itu belum selesai sepenuhnya.
“Di desa Margahayu tanaman padi ini masih mengandalkan tadah hujan. Ada memang beberapa sawah yang dialiri irigasi, tetapi irigasi itu belum sepenuhnya selesai,” jelasnya.
Sunadi menambahkan, keberadaan embung di desanya juga belum bisa menjadi solusi permanen. Pasalnya, debit air di embung kerap menurun ketika musim kemarau panjang, sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan tanaman padi.
“Kadang embung yang dimiliki berkurang juga debit airnya. Karena tanaman padi sawah ini sangat bergantung kepada air itu sendiri,” katanya.
Ia berharap pembangunan sarana irigasi di Desa Margahayu dapat segera dirampungkan. Dengan adanya kepastian pasokan air, petani bisa lebih tenang dalam menentukan pola tanam dan menjaga ketahanan pangan di wilayah Loa Kulu.






