Muara Jawa Mulai Melirik Potensi Ekowisata

Teks : Camat Muara Jawa, Muhammad Ramli

Mediamahakam.com, KUTAI KARTANEGARA – Kecamatan Muara Jawa di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mulai menapaki arah pembangunan baru. Wilayah yang selama ini dikenal sebagai sentra pertanian, kini menaruh perhatian pada potensi ekowisata untuk mendorong perekonomian lokal.

Camat Muara Jawa, Muhammad Ramli, menyebut sektor pertanian tetap menjadi basis utama ekonomi masyarakat. Namun ia menilai ketergantungan pada sektor primer tidak bisa terus dipertahankan tanpa inovasi baru.
“Kami punya gapoktan yang cukup aktif. Mereka masih konsisten mengembangkan pertanian padi secara mandiri,” kata Ramli, Selasa (19/8/2025).

Potensi alam yang ada di Muara Jawa disebutnya belum tergarap maksimal, terutama di bidang pariwisata. Saat ini, wilayah tersebut hanya memiliki beberapa kolam renang pribadi, tanpa adanya destinasi wisata umum yang benar-benar dikelola secara serius.

Dari berbagai potensi yang ada, salah satu lokasi yang kini mulai dilirik adalah danau alami bekas tambang. Airnya berwarna biru jernih menyerupai laut, menjadikannya daya tarik yang bisa dikembangkan menjadi objek ekowisata.
“Airnya bening sekali, seperti laut. Kalau dikelola baik, bekas tambang ini bisa disulap jadi objek ekowisata yang menarik dan tentu saja ramah lingkungan,” ujarnya.

Ramli menuturkan, langkah awal komunikasi dengan Dinas Pariwisata Kukar telah dilakukan meski masih bersifat informal. Ia berharap perhatian lebih lanjut datang, baik dari pemerintah kabupaten maupun pihak swasta.
“Kami sudah sampaikan ke Dinas Pariwisata secara informal. Harapan kami tentu agar kawasan ini bisa dilirik untuk ditata menjadi destinasi wisata baru,” katanya.

Lebih jauh, Ramli menegaskan pengembangan ekowisata bukan sekadar soal pendapatan tambahan bagi masyarakat. Menurutnya, sektor ini juga bisa membangun kesadaran warga akan pentingnya menjaga kelestarian alam.
“Kalau ini bisa dikembangkan dengan baik, bukan hanya ekonomi yang bangkit, tapi juga semangat masyarakat untuk menjaga lingkungan sekitar,” pungkasnya. (advdiskominfokukar/zii)