Desa Margahayu Kukar Kembangkan Potensi Pertanian dengan Dukungan Program Pemerintah

Ketua Gapoktan Desa Margahayu, Sunadi.

Kukar – Desa Margahayu, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara (Kukar), dikenal memiliki potensi besar di sektor pertanian dengan luas lahan mencapai sekitar 360 hektar. Potensi ini dimaksimalkan oleh masyarakat melalui sinergi kelompok tani yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Margahayu.

Ketua Gapoktan Desa Margahayu, Sunadi, mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 24 kelompok tani (poktan), termasuk Kelompok Wanita Tani (KWT), yang aktif bergerak di sektor pertanian. Jika ditambahkan dengan kelompok peternakan, total keseluruhan mencapai sekitar 30 kelompok.

“Saya ini membawahi seluruh kelompok tani di Desa Margahayu, dari 27 RT yang ada,” ujar Sunadi, pada Jumat (01/08/2025).

Di sektor tanaman pangan, terdapat 18 kelompok tani yang fokus mengelola sawah tadah hujan, sementara sisanya bergerak di bidang perkebunan dan peternakan.

Komoditas perkebunan utama di Margahayu meliputi kelapa sawit dan karet, sedangkan di sektor peternakan, empat kelompok aktif mengelola ternak sapi dan kambing.

“Salah satu kelompok kami juga pernah menerima bantuan kambing dari program aspirasi,” tambah Sunadi.

Dukungan pemerintah dalam bentuk program infrastruktur pertanian turut mendorong kemajuan sektor ini. Bantuan yang diterima antara lain semenisasi parit, pembangunan irigasi sawah, hingga normalisasi sungai.

“Tahun kemarin, saya mengawal program normalisasi sungai sepanjang 2 kilometer, dan tahun ini dilanjutkan lagi sepanjang 1,2 kilometer. Alhamdulillah, setiap tahun selalu ada program yang mendukung petani di sini,” ungkapnya.

Dengan potensi lahan yang luas dan dukungan infrastruktur yang terus berjalan, Desa Margahayu optimis mampu meningkatkan produktivitas pertanian serta kesejahteraan para petani.

Gapoktan sebagai penggerak utama berharap kolaborasi dengan pemerintah dan stakeholder terkait dapat terus terjaga demi mewujudkan Margahayu sebagai desa pertanian yang maju dan mandiri.