Desa Muara Kaman Ulu Bangun Pelantaran Bertahap

Teks : Kepala Desa Muara Kaman Ulu, Hendra

Mediamahakam.com, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Desa Muara Kaman Ulu menyiapkan ruang publik baru di tepi Sungai Matang sebagai bagian dari strategi pengembangan pariwisata desa.

Pembangunan pelantaran kayu yang mulai dikerjakan tahun ini menjadi simbol awal dari upaya tersebut.

Kepala Desa Muara Kaman Ulu, Hendra, menyebut pembangunan dilaksanakan secara bertahap, dimulai dari penganggaran sebesar Rp75 juta.

“Paling tidak dikerjakan terus, berapa meter dapatnya. Artinya, tidak langsung selesai, jadi berkelanjutan,” ujarnya, pada Selasa (5/8/2025).

Rencana ini sudah disusun lebih dari satu tahun lalu dan dirancang menyerupai pelantaran di kawasan Taman Tanjung Tenggarong.

“Kita bangunkan pelantaran seperti di Timbau, di Taman Tanjung kayak gitu lah. Tapi kita terbuat dari ulin,” katanya.

Namun, keterbatasan anggaran menjadi kendala utama. Dari kebutuhan yang idealnya mencapai miliaran rupiah, desa hanya memperoleh porsi terbatas dari Dana Desa.

“Kalau untuk pembangunan itu bisa sampai 2 sampai 3 miliar. Tapi yang didapat di pemerintah desa itu dibagi-bagi. Kadang 75 juta, kadang 100 juta,” jelas Hendra.

Meski demikian, ia tetap optimistis proyek ini bisa berlanjut pada tahun-tahun berikutnya, dengan target tambahan anggaran minimal Rp100 juta di tahun 2026.

Selain mengandalkan dana desa, pemerintah desa juga merancang sinergi dengan perusahaan sekitar. Dukungan eksternal ini diharapkan mampu memperkuat realisasi kawasan wisata Sungai Matang tanpa bergantung sepenuhnya pada APBDes.

Dari sisi potensi, kawasan ini dianggap memiliki keunggulan eksotis karena berada di sisi barat sungai. Hendra menilai, lokasi tersebut layak dikembangkan sebagai destinasi wisata yang menonjolkan lanskap alam.

“Di situ kita bisa lihat matahari terbit langsung. Kalau ditata rapi, tempat itu bisa jadi ikon wisata baru,” pungkasnya. (advdiskominfokukar/zii)