Petani Milenial Kukar Kawal Aspirasi dan Proyek Pertanian Hingga Ratusan Juta
Ketua Petani Milenial Kukar, Wahyu Kurnianto.
Kukar – Ketua Petani Milenial Kutai Kartanegara (Kukar), Wahyu Kurnianto, menegaskan peran strategis komunitasnya sebagai mitra aktif pemerintah daerah dalam mendorong kemajuan sektor pertanian.
Selain mewakili petani muda, kelompok ini juga turut mengawal berbagai aspirasi dari petani lintas generasi.
“Jadi kami petani milenial ini merupakan mitra dari Pemerintah Kabupaten Kukar. Sekali lagi kami tekankan, kami adalah mitra,” ujar Wahyu, pada Senin (21/07/2025).
Ia menjelaskan, kiprah Petani Milenial Kukar tak terbatas pada kegiatan internal komunitas, melainkan juga mengadvokasi kebutuhan petani secara umum, termasuk yang berasal dari kelompok usia lebih tua.
Peran tersebut dijalankan melalui pengawalan usulan program hingga pengadaan sarana produksi.
Salah satu bentuk keberhasilan pendampingan tersebut, kata Wahyu, adalah terealisasinya pengadaan 530 unit hand sprayer elektrik pada tahun 2024.
Bantuan itu diperoleh melalui koordinasi yang aktif dengan pihak pemerintah dan dinilai sangat membantu peningkatan produktivitas petani di lapangan.
“Itu kalau dinilai bisa sampai nominal 300-an juta. Jadi benar-benar terasa dampaknya,” jelasnya.
Wahyu menilai, peran petani milenial saat ini tidak lagi terbatas pada kegiatan budidaya, tetapi juga mencakup fungsi advokasi, edukasi, hingga pelibatan aktif dalam pengambilan keputusan pembangunan pertanian.
Menurutnya, kemitraan yang kuat antara petani dan pemerintah menjadi kunci utama keberhasilan program-program berbasis kebutuhan nyata di lapangan. Ia menekankan pentingnya sinergi ini untuk terus ditingkatkan di masa mendatang.
“Kami sering mengawal usulan dari petani-petani, bukan hanya yang muda, tapi juga petani-petani tua,” tuturnya.
Wahyu berharap peran petani milenial semakin diakui sebagai garda depan pembangunan pertanian Kukar.
“Kami akan terus berkontribusi sebagai mitra yang aktif dan solutif,” tutupnya.






