Perikanan Tertekan Perubahan Iklim dan Harga, Embalut Beralih ke Teknologi Modern
Teks : Kades Embalut, Yahya
Mediamahakam.com, KUTAI KARTANEGARA- Perubahan kondisi air yang tidak menentu serta fluktuasi harga jual ikan membuat para nelayan dan pembudi daya ikan di Desa Embalut, Kecamatan Tenggarong Seberang, berada dalam posisi rentan.
Di tengah tantangan itu, pemerintah desa mulai melakukan transformasi sektor perikanan dengan pendekatan teknologi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
“Tantangan perubahan lingkungan dan fluktuasi harga ikan sekarang masih menjadi perhatian serius,” ujar Kepala Desa Embalut, Yahya, saat dikonfirmasi pada Kamis (24/7/2025).
Sebagai langkah konkret, Pemdes Embalut membekali para pelaku perikanan dengan alat tangkap modern seperti sonar, GPS, dan perangkat lunak pendukung lainnya.
Inovasi ini diharapkan membantu nelayan dalam meningkatkan efisiensi kerja dan akurasi lokasi penangkapan.
“Penyediaan alat tangkap modern merupakan komitmen untuk mendukung aktivitas penangkapan ikan yang dilakukan oleh sebagian besar nelayan,” lanjutnya.
Selain penangkapan, sektor budi daya ikan air tawar juga mulai digarap lebih serius. Pemerintah desa mengadakan pelatihan intensif yang mencakup pemilihan bibit unggul, manajemen pakan, hingga teknik panen yang efisien.
“Kita ingin mereka tahu cara menggunakan alat modern, kemudian ada juga pelatihan budi daya. Ini peluang besar di Embalut,” jelasnya.
Menurut Yahya, sektor budi daya memiliki potensi yang belum tergarap maksimal dan bisa menjadi alternatif penting ketika hasil tangkapan menurun. Pelatihan dan pendampingan pun diberikan agar masyarakat siap mengembangkan unit usaha baru berbasis perikanan.
Ia menambahkan bahwa penguatan sektor perikanan ini bukan hanya untuk menjaga stabilitas ekonomi desa, tetapi juga untuk membangun ketahanan jangka panjang yang berbasis pada inovasi.
“Kita harap dengan langkah ini, sektor perikanan tetap jadi tulang punggung ekonomi desa yang kuat dan mampu menyejahterakan masyarakat kita,” tutupnya. (adv/diskominfokukar/zii)






