Sangasanga Belum Miliki Ruang Publik Produktif, RTH Jadi Solusi

Teks : Camat Sangasanga, Dachriansyah

Mediamahakam.com, KUTAI KARTANEGARA – Minimnya ruang publik yang fungsional dan produktif di Sangasanga mendorong pemerintah kecamatan untuk mengubah cara pandang terhadap keberadaan Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Tak lagi hanya sebagai tempat hijau untuk bersantai, RTH kini tengah disiapkan menjadi ruang interaksi yang mendukung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa setelah RTH selesai dibangun, ada konsep keberlanjutan yang membuatnya tidak sekadar menjadi taman kosong, melainkan ruang yang benar-benar produktif,” kata Camat Sangasanga, Dachriansyah, pada Kamis (24/7/2025).

RTH tersebut saat ini masih dalam tahap pengerjaan oleh Dinas Pekerjaan Umum. Namun, pemerintah kecamatan telah menyusun rencana pengelolaan jangka panjang agar RTH tak hanya berfungsi sebagai ruang pasif, melainkan sebagai pusat kegiatan warga yang hidup dan berkelanjutan.

Menurut Dachriansyah, salah satu ide pengembangan yang lahir dari diskusi lintas pihak adalah keterlibatan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di area RTH.

Konsep ini dinilai mampu menghidupkan kawasan sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat lokal.

“Keberadaan UMKM akan membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang, sekaligus memberikan pengalaman yang lebih menarik bagi pengunjung,” ujarnya.

Tak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, pengelolaan RTH berbasis UMKM juga diharapkan menjadi magnet interaksi sosial.

Dengan demikian, kawasan RTH bisa menjelma menjadi ruang publik multifungsi yang menyatukan rekreasi, perdagangan, hingga budaya lokal.

“RTH ini awalnya hanya difokuskan sebagai ruang terbuka bagi warga. Namun, setelah diskusi dengan berbagai pihak, muncul gagasan untuk melibatkan UMKM agar area ini lebih hidup dan bermanfaat bagi perekonomian lokal,” jelasnya.

Ia berharap pembangunan dapat rampung tepat waktu dan dilanjutkan dengan pengelolaan yang berkelanjutan. Untuk itu, dukungan dari pemerintah daerah dan DPRD Kukar sangat diperlukan agar proses pengembangan berjalan lancar.

“Dengan pengelolaan yang baik, RTH Sangasanga dapat menjadi ikon baru bagi kecamatan dan meningkatkan daya tarik wisata lokal. Kami akan terus mengawal dan berkoordinasi dengan pihak terkait agar proyek ini benar-benar memberi manfaat maksimal bagi masyarakat,” tandasnya. (adv/diskominfokukar/zii)