Gang sempit dan jalan putus masih jadi hambatan konektivitas desa di Loa Kulu

Teks : Camat Loa Kulu, Ardiansyah

Mediamahakam.com KUTAI KARTANEGARA – Sejumlah gang kecil dan akses jalan antarwilayah di Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara (Kukar), masih belum sepenuhnya terkoneksi. Kondisi ini menyulitkan mobilitas warga dan menimbulkan risiko terisolasinya beberapa desa, terutama saat musim penghujan.

Situasi tersebut menjadi perhatian serius pemerintah kecamatan. Camat Loa Kulu, Ardiansyah, menegaskan bahwa tidak boleh ada satu pun desa yang tertinggal akibat infrastruktur jalan yang belum terhubung secara layak.

“Komunikasi antara desa, kecamatan, dan pemerintah kabupaten terus kami jaga agar program konektivitas ini berjalan baik dan merata. Jangan sampai ada desa yang terisolasi karena jalan belum terkoneksi,” tegas Ardiansyah, Selasa (22/7/2025).

Upaya pemetaan jalan secara menyeluruh pun dilakukan, meliputi jalan utama antar desa, gang permukiman, hingga fasilitas penerangan. Kolaborasi dengan Dinas PU, Dinas Perhubungan, dan Dinas Perkim menjadi bagian dari strategi lintas lembaga yang dibangun dalam beberapa tahun terakhir.

“Pemetaan ini mencakup jalan utama, gang permukiman, hingga fasilitas penerangan jalan, bekerja sama dengan Dinas PU, Perkim, serta Dinas Perhubungan,” jelasnya.

Menurut Ardiansyah, perhatian terhadap konektivitas telah dijalankan sejak 2017 dan dilakukan secara bertahap.

Pada tahun ini, kecamatan kembali melakukan pendataan jalan-jalan yang akan diperbaiki sebagai lanjutan program bersama pemerintah kabupaten.

“Sejak 2017 hingga kini, pembangunan jalan desa dan gang-gang kecil telah diakomodasi secara bertahap. Tahun ini, kecamatan kembali melakukan pendataan panjang jalan yang akan dibangun atau diperbaiki,” katanya.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang untuk memperkuat konektivitas antar desa dan mendukung pemerataan pembangunan di wilayah Loa Kulu.

“Sejak beberapa tahun terakhir, seluruh desa di wilayah ini telah mendapat perhatian pembangunan, baik melalui program pemerintah kabupaten, aspirasi DPRD, maupun kegiatan dari provinsi,” ungkap Ardiansyah.

Tahun ini, beberapa desa yang masuk dalam program prioritas di antaranya Desa Loh Sumber, Jembayan Tengah, dan Jembayan Dalam. Jalan utama di Desa Loh Sumber bahkan telah masuk tahap pemetaan oleh Dinas PU dan dijadwalkan mulai dikerjakan tahun ini.

“Untuk Desa Loh Sumber, jalan yang ada saat ini sudah masuk tahap pemetaan oleh Dinas PU dan dijadwalkan mulai dikerjakan tahun ini dan berlanjut pada tahun mendatang,” sambungnya.

Meski masih ada gang kecil yang belum tersambung, seluruh usulan telah diakomodasi dalam forum Musrenbang di tingkat desa dan kecamatan. Pemerintah kecamatan berkomitmen untuk terus mengawal proses tersebut.

“Beberapa gang memang belum terkoneksi, tetapi semua sudah masuk dalam usulan Musrenbang tingkat desa dan kecamatan. Kami terus kawal agar segera terealisasi,” tutupnya.
(adv/diskominfokukar/zii)