Sistem Drainase Buruk Ganggu Aktivitas Warga Sangasanga

Teks : Camat Sangasanga, Dachriansyah

Mediamahakam.com KUTAI KARTANEGARA – Genangan air yang muncul saat musim hujan masih menjadi momok bagi masyarakat Kecamatan Sangasanga, Kutai Kartanegara (Kukar). Sistem drainase yang belum optimal menyebabkan air hujan meluber ke badan jalan, sehingga mengganggu kelancaran aktivitas warga.

Masalah ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah kecamatan. Langkah penanganan pun mulai ditempuh melalui pembangunan infrastruktur, khususnya perbaikan jalan dan peningkatan drainase.

“Salah satu fokus utama kami adalah memastikan jalan dan drainase dalam kondisi baik agar tidak ada genangan yang mengganggu aktivitas warga,” ujar Camat Sangasanga, Dachriansyah, saat dikonfirmasi pada Senin (21/7/2025).

Namun, upaya ini dihadapkan pada keterbatasan anggaran. Dari 646 usulan pembangunan yang masuk, hanya sekitar 120 program yang bisa diprioritaskan tahun ini.

Oleh karena itu, penyusunan skala prioritas menjadi langkah penting agar pembangunan tetap berjalan sesuai kebutuhan.

“Keterbatasan anggaran menjadi kendala utama dalam merealisasikan seluruh permintaan tersebut,” jelasnya.

Pemerintah kecamatan juga menjalin koordinasi dengan DPRD Kukar untuk mendorong dukungan anggaran melalui program reses anggota dewan. Dukungan ini diharapkan mampu mempercepat realisasi program-program yang dianggap mendesak.

“Kami berharap dengan adanya kolaborasi ini, pembangunan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat bisa segera terealisasi,” tambahnya.

Peningkatan kualitas infrastruktur disebut menjadi sangat mendesak, terutama karena curah hujan tinggi yang kerap memicu banjir. Tanpa sistem drainase yang memadai, genangan air berpotensi terus berulang setiap tahun.

“Kami tidak ingin masyarakat terus-menerus terdampak banjir setiap musim hujan. Oleh karena itu, peningkatan drainase juga menjadi perhatian utama kami,” tutupnya. (adv/diskominfokukar/zii)