Warga Sebulu Keluhkan Akses Jalan Rusak, Kecamatan Siap Ambil Langkah
Teks : Camat Sebulu, Edy Fachrudin
Mediamahakam.com KUTAI KARTANEGARA – Sebagian besar anak-anak di Kecamatan Sebulu, Kutai Kartanegara (Kukar) harus menghadapi medan yang tidak ramah untuk menuju sekolah. Akses jalan yang rusak parah menjadi kendala utama dalam menjalani aktivitas harian, terutama di wilayah pedesaan.
Kondisi ini bukan hanya menghambat mobilitas pendidikan, tetapi juga berdampak pada sektor ekonomi dan layanan sosial masyarakat. Kerusakan jalan disebut telah menjadi masalah kolektif yang dirasakan hampir seluruh desa di kecamatan tersebut.
“Dari sekian banyak usulan, hampir seluruh desa di Kecamatan Sebulu mengeluhkan kondisi jalan yang rusak dan butuh penanganan segera,” ujar Camat Sebulu, Edy Fachrudin, saat ditemui pada Senin (21/7/2025).
Menanggapi keluhan tersebut, Pemerintah Kecamatan Sebulu menetapkan pembangunan infrastruktur, terutama perbaikan jalan, sebagai prioritas utama.
Tercatat ada sekitar 80 kegiatan pembangunan yang direncanakan, mencakup perbaikan jalan, pembangunan drainase, parit, hingga kegiatan pengurukan.
“Infrastruktur jalan sangat penting karena akses mobilitas anak-anak ke sekolah. Kalau jalan rusak, anak-anak tidak bisa lewat,” kata Edy.
Meski belum seluruh kegiatan terealisasi, pihak kecamatan terus berupaya mendorong percepatan pembangunan agar manfaatnya bisa segera dirasakan oleh masyarakat.
Lebih lanjut, Edy berharap peningkatan infrastruktur dasar dapat menjadi pendorong pertumbuhan sektor lain.
“Harapannya ke depan akses infrastruktur dasar di wilayah dapat lebih berkembang, sehingga dapat bermanfaat kepada masyarakat setempat, mau itu untuk perputaran ekonomi ataupun pendidikan,” pungkasnya. (adv/diskominfokukar/zii)






