Kutai Kartanegara Kirim 90 Peserta Utama ke PEDA KTNA XVI di Kutai Barat

Teks foto: kepala Distanak Kukar Muhammad Taufik, saat memberikan sambutan (Fadoli/media.mahakam.com)

Mediamhakam.com KUTAI KARTANEGARA- Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) resmi memberangkatkan 90 peserta utama untuk mengikuti Pekan Daerah (PEDA) KTNA XVI tingkat Provinsi Kalimantan Timur yang akan digelar di Kutai Barat pada 21–27 Juni 2025. Kegiatan ini merupakan ajang persiapan menuju Pekan Nasional KTNA tahun 2026 mendatang di Gorontalo.

Dalam sambutannya Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (DISTANAK) Kukar, Muhammad Taufik, saat acara pelepasan kontingen yang bertempat Waduk Panji Tenggarong, juma’at (20/06/2025). menyampaikan bahwa peserta berasal dari berbagai unsur, yakni Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA), Kelompok Wanita Tani (KWT), serta sejumlah Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan).

“Jumlah peserta utama sebanyak 90 orang, ditambah sekitar 20 peserta tambahan yang terdiri dari pendamping, peninjau, dan koordinator penyuluh terpilih,” ujar Taufik.

Ia juga menjelaskan bahwa peserta seluruh peserta berasal dari tiga wilayah Pesisir 24, Zona Tengah 27 dan Zona Hulu 15 orang. Selain itu, terdapat 12 peserta dari KTN Kekar dan peninjau dari berbagai instansi terkait.

“Jadi zona pesisir meliputi marang kayu, muara badak, Anggana dan sanga-sanga. Zona tengah loa kulu, loa janan Tenggarong, seberang seberang, Sebulu dan muara Kaman. Zona hulu kota bangun, kota bangun darat, muara wis, kenohan dan kembang janggut” Jelasnya.

Taufik menjelaskan bahwa tidak semua koordinator dapat ikut serta karena keterbatasan anggaran. Dari rencana semula sebanyak 200 peserta, hanya sebagian yang bisa difasilitasi.

Para peserta akan diberangkatkan menggunakan tiga unit bus, serta didukung oleh kendaraan pribadi dan mobil dinas. Mereka juga akan difasilitasi akomodasi dan konsumsi selama mengikuti kegiatan di Kutai Barat.

Taufik juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran KTNA dan KWT di tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten atas komitmen dan kerja sama dalam mendampingi kelompok tani dan nelayan.

“Meski tidak semua bisa ikut karena keterbatasan, seluruh unsur telah menunjukkan dedikasi yang luar biasa dalam mendampingi petani dan nelayan Kukar,” pungkasnya.(Adv/Distanak/fad)