Kawasan Stadion Aji Imbut Semakin Ramai Dengan Adanya Strava Running Challenge
Teks Foto : Suasana masyarakat yang sedang berlari di kawasan Stadion Aji Imbut, Tenggarong Seberang (Rizka/Media Mahakam)
mediamahakam.com, KUTAI KARTANEGARA – Aktivitas masyarakat dalam berolahraga di kawasan Stadion Aji Imbut yang terletak di Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kian meningkat, terutama sejak dimulainya ajang Aji Imbut Strava Running Challenge yang resmi digelar pada tanggal 5 Agustus 2024 lalu.
Aji Imbut Strava Running Challenge sendiri merupakan sebuah event olahraga usungan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar dalam rangka memeriahkan HUT Republik Indonesia ke-79. Di mana kegiatan ini mengajak seluruh pecinta olahraga lari se-Kukar untuk melakukan Challenge atau tantangan mengumpulkan jumlah lari terbanyak selama satu bulan penuh, yakni mulai tanggal 1 hingga 30 Agustus 2024 dengan menggunakan aplikasi Strava.
Akan tetapi, melalui kegiatan ini ternyata baru diketahui bahwa masih banyak masyarakat Kukar yang masih awam akan aplikasi Strava tersebut. Maka dari itu challenge yang semulanya sudah bisa dimulai sejak tanggal 1, baru bisa resmi dimulai pada tanggal 5 Agustus 2024.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kukar, Aji Ali Husni. Ia menjelaskan bahwa mundurnya start challenge ini dikarenakan tanggal 1-4 Agustus digunakan pihak Dispora Kukar untuk mengedukasi para peserta terkait sistematis penggunaan aplikasi Strava.
Ali menyebutkan bahwa, penggunaan aplikasi ini penting untuk para pecinta olahraga karena aplikasi Strava telah banyak digunakan di event-event olahraga nasional. Dengan fitur-fitur seperti pengukur jarak dan waktu tempuh, aplikasi ini dapat sangat berguna sekali bagi para penggunanya sebagai tolak ukur kemampuan dan hasilnya dapat dijadikan bahan evaluasi untuk meningkatkan skill diri sendiri kedepannya.
“Di edaran memang kita tulis tanggal 1 Agustus. Tetapi tanggal 1 hingga 4 kemaren itu kita gunakan untuk mengedukasi masyarakat terkait aplikasi Strava. Mulai dari cara menginstalnya baik di android maupun di smartwatch, sampai dengan cara mengoperasikannya. Dan untuk perlombaan larinya sendiri baru kita mulai pada tanggal 5 kemaren,” jelas Ali kepada pewarta mediamahakam.com, Sabtu (10/8/2024).
Kendati demikian, semangat dan antusias para peserta challenge ini tidak luntur. Berbekal edukasi yang telah diberikan pihak Dispora Kukar, para peserta mulai memacu jarak tempuh mereka semenjak challenge ini dimulai. Tampak para pelari meramaikan kawasan Stadion Aji Imbut setiap harinya mulai dari pukul 06.00 WITA sampai dengan 18.30 WITA.
Dan diketahui, para pelari juga dibebaskan untuk memilih jdwal berlarinya sendiri selama masih dalam batas waktu yang telah ditetapkan. Dan diwajibkan mengumpulkan jumlah jarak yang telah didapatkan setiap harinya maksimal pada pukul 19.00 WITA. Hal ini sengaja dilakukan agar para pelari dapat menyesuaikan jadwal challenge ini dengan rutinitas harian mereka masing-masing.
“Jika tidak bisa pagi, mungkin larinya bisa di sore harinya. Begitupun sebaliknya. Agar masyarakat juga dapat merasa enjoy dan tidak terbebani dengan kegiatan ini,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ali juga membenarkan bahwa aktivitas olahraga terutama olahraga lari di kawasan Aji Imbut meningkat sejak diselenggarakannya kegiatan ini. Hal ini tentu saja membuatnya bahagia karena, selain untuk meramaikan semarak HUT RI ke-79, kegiatan ini juga bertujuan untuk menarik kembali minat masyarakat untuk berolahraga di kawasan Stadion Aji Imbut.
“Alhamdulillah dari awal dilaksanakannya challenge ini kompleks Stadion Aji Imbut mulai ramai kembali. Dan ini juga merupakan salah satu upaya kami dari Dispora Kukar, untuk menarik kembali minat masyarakat agar menggunakan Stadion Aji Imbut sebagai kawasan olahraga yang aman dan nyaman untuk seluruh lapisan masyarakat,” ungkapnya.
Ali berharap, melalui kegiatan Aji Imbut Strava Running Challenge selama satu bulan ini para peserta dapat merasakan efek positif dari lari di kawasan Stadion Aji Imbut, lewat suasana yang sejuk, udara yang jauh dari polisi kendaraan, serta jalur lintas yang minim kendaraan. Dan selanjutnya akan menjadi sebuah kebiasaan yang baik untuk menjadikan aktivitas lari di kawasan Stadion Aji Imbut sebagai rutinitasnya.
“Jadi mulai dari tanggal 5 sampai dengan 30 Agustus ini, kita gunakan untuk mengumpulkan jumlah jarak lari yang berhasil didapatkan para peserta di kawasan stadion aji imbut melalui aplikasi Strava. Semoga ini dapat menjadi aktivitas yang berkelanjutan,” tutupnya (rl)






