Disperindag Kukar Jadikan Misi Dagang Sebagai Strategi Peningkatan Nilai Perdagangan Antar Daerah

Teks Foto : Seksi Bina Kreatif Lapangan Bidang Promosi dan Informasi Industri Disperindag Kukar, Sopiyatul (istimewa)

mediamahakam.com, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutai Kartanegara (Kukar) terus berupaya agar pelaku usaha daerah mampu bersaing dalam bidang industri baik untuk ekspor maupun impor. Dan salah satu upaya tersebut berupa kegiatan Misi Dagang.

Selain itu, jegiatan Misi Dagang ini juga bertujuan untuk memperkuat potensi perdagangan, kerja sama di berbagai sektor, dan membangun partnership serta jejaring bisnis dengan menghadirkan pelaku usaha dan berbagai stakeholder dari daerah yang berbeda.

Seksi Bina Kreatif Lapangan Bidang Promosi dan Informasi Industri Disperindag Kukar, Sopiyatul menyebutkan, Misi Dagang ini merupakan kegiatan dari pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dengan melibatkan Kabupaten maupun Kota yang ada di dalamnya.

Kabupaten Kukar sendiri sebelumnya sudah pernah mengikuti kegiatan Misi Dagang yang diselenggarakan di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTB). Dalam kegiatan itu, para pelaku usaha antar provinsi ini dipertemukan dengan para buyer untuk kemudian mempresentasikan produk-produk unggulan apa saja yang dimilikinya.

“Yang di NTB kemaren prodak ekspor unggulannya yakni Sapi, jagung, dan beras.” ujar wanita berhijab itu, Rabu (31/7/2024).

Lebih lanjut, Sopiyatul juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Kukar akan kembali mengikuti kegiatan serupa dalam waktu dekat ini, yang akan diselenggarakan di Kota Blitar,

Sopiyatul menyebutkan Kukar dalam waktu dekat ini juga akan kembali berpartisipasi pada kegiatan Misi Dagang kedua, yang akan di selenggarakan di Kota Blitar, Provinsi Jawa Timur, dengan tema Pertanian dan akan melibatkan empat orang pelaku usaha as Kukar. Diantaranya, pelaku usaha coklat dari Desa Perangat, kopi dari Marang Kayu, jagung dari Tenggarong dan tomat dari Muara Badak.

“Insyaallah di tanggal 6-9 Agustus nanti kita akan ada kegiatan Misi Dagang yang kedua, dan di Blitar ini kita temanya pertanian. Jadi nanti semua produknya, produk pertanian seperti tomat, cabe, jagung, kopi, dan coklat,” jelasnya.

Sopiyatul berharap, melalui kegiatan Misi Dagang ini akan lebih banyak pelaku usaha lokal yang merasakan dampak positif seperti peningkatan jumlah pesanan yang tentunya akan berpengaruh pada pendapatan mereka. Dan pastinya dapat menjadi upaya pemerintah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kontribusi daerah dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional. (rl)