Peringati Hari Lahir Pancasila, Pemkab Kukar Bersama Kasbangpol Gelar “Forkopimda Mendengar” Bersama Gen Z
Teks Foto : Suasana kegiatan Forkopimda Mendengar bersama Gen Z. (Istimewa)
mediamahakam.com, KUTAI KARTANEGARA – Dalam rangka memperingati hari lahirnya Pancasila, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara bersama dengan Kesbangpol menggelar kegiatan “Forkopimda Mendengar” bersama Gen Z dengan tema Penguatan Wawasan Kebangsaan, di Gedung Puteri Karang Melenu, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kukar, Sabtu (1/6/2024).
Kegiatan ini menyasar generasi Z atau akrab disebut Gen-Z dari masing-masing Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) yang berada di Kecamatan Tenggarong, dengan tujuan sebagai ajang diskusi membahas Kukar sekaligus sosialisasi wawasan kebangsaan.
Pada kesempatan itu, Bupati Kukar Edi Damansyah menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada para gen Z yang telah hadir dan sangat antusias mengikuti semua rangkaian acara. Ia juga menyebut bahwa forum ini cukup produktif, dimana ia dapat mendengar secara langsung aspirasi para generasi muda dalam berbagai isu, mulai dari pendidikan, lapangan pekerjaan, lingkungan, wawasan kebangsaan, hingga kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Kalau berbicara tentang Gen Z ini tidak terlepas dari pendidikan dan lapangan pekerjaan. Dan kami di pemerintah ini memiliki program prioritas Kukar Idaman yang berfokus dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang berakhlak mulia, unggul dan berbudaya. Dan kami terus mempersiapkannya,” ungkap Edi.
Edi juga menambahkan, bahwa pemerintah juga berperan aktif dalam mendorong terbukanya lapangan pekerjaan dalam bentuk program “Kukar Siap Kerja”. Diamana dalam program tersebut tersedia berbagai macam pelatihan dan pendidikan bersertifikasi yang ditujukan untuk putra-putri Kukar.
Selain itu, Edi juga membuka forum diskusi terkait sektor pertanian dalam arti luas. Dalam hal ini, Edi menyebutkan bahwa dewasa ini sektor pertanian memiliki banyak ruang untuk lapangan pekerjaan yang tentunya dalat menjadi peluang bagi Gen Z. Namun sayangnya mindset generasi muda masih banyak yang menganggap sektor ini sebagai pekerjaan yang identik dengan basah dan lumpur.
Untuk itu, Edi meminta kepada Kaban Kesbangpol untuk menindaklanjuti kegiatan ini dengan sejumlah agenda yang daoat mengedukasi sektor pertanian pada generasi muda.
“Hari ini sektor pertanian sudah identik dengan manajemen dan teknologi. Dan ini juga sangat menjanjikan potensinya. Saya harap Kaban Kesbangpol dapat menindaklanjuti kegiagan ini dengan menyiapkan pilot project yang dapat mengedukasi sektor pertanian di generasi muda,” tutupnya. (adv/rl/diskominfokukar)






