Dispar Kukar Akan Buka 13 Pelatihan Khusus Untuk Pelaku Industri Pariwisata dan Ekraf

Teks Foto : Kepala Bidang Pengembangan Industri Pariwisata Dispar Kukar, Antoni Kusbiantoro. (Rizka/Media Mahakam)

mediamahakam.com, Kutai Kartanegara – Dalam upaya menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan mampu bersaing di kancah nasional, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara melalui Dinas Pariwisata (Dispar) akan membuka kembali pelatihan serta pembinaan khusus untuk para pelaku industri pariwisata dan ekonomi kreatif (Ekraf) pada tahun 2024 ini.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Pengembangan Industri Pariwisata Dispar Kukar, Antoni Kusbiantoro. Ia mengatakan pelatihan ini nantinya akan tersedia untuk 400 orang peserta yang akan dibagi-bagi perkategori.

“Total peserta kami sediakan untuk 400an orang dan jumlah itu akan dibagi ke masing-masing kategori pelatihan kurang lebih sebanyak 40 orang,” ujarnya kepada pewarta mediamahakam.com, Jumat (19/4/2024).

Antoni juga menambahkan, para peserta yang akan mengikuti pelatihan ini diambil dari anggota Pokdarwis yang memiliki potensi di daerahnya masing-masing. Dan bukan hanya itu, pelatihan ini juga terbuka untuk swasta dengan harapan dapat sama-sama membantu seluruh pelaku industri pariwisata dan ekraf yang berada di Kukar dalam hal menambah pengetahuan serta mampu menghadirkan destinasi wisata yang tidak kalah dari daerah luar.

Adapun pelatihan yang akan diberikan nantinya terbagi menjadi dua kategori dengan masing-masing sub kategori yang bervariasi.

Seperti di kategori pelaku industri pariwisata akan diadakan pelatihan penjamu makanan, mengingat hal ini sangat penting dan masih jarang ada pelatihan khususnya. Selain itu ada juga pelatihan kebersihan, pelatihan untuk pemandu wisata bagi para anggota Pokdarwis, dan pelatihan selam untuk para pelaku industri pariwisata yang berada di wilayah pesisir dengan potensi keindahan alam bawah laut.

Kemudian di kategori Ekraf akan diadakan berbagai macam workshop. Mulai dari workshop prodak, kuliner, MUA, musik, kriya, fashion, serta akan diadakan pelatihan dan sertifikasi khusus untuk bidang fotografi.

“Kita beri pembinaan dan pelatihan itu untuk menambah pengetahuan, dan kalau memang sudah terampil akan kita beri sertifikasi sebagai bentuk pengakuan secara resmi,” tutupnya. (adv/rl/diskominfokukar)