Walau Sempat Alami Kendala, Wabup Kukar Rendi Solihin Pastikan Program K3F Tahun 2024 Tetap Berjalan
Teks Foto : Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin (Istimewa)
mediamahakam.com, KUTAI KARTANEGARA – Menjadi salah satu event yang selalu dinantikan kehadirannya di setiap tahun, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Kaya Festival (K3F) rupanya memiliki beberapa permasalahan dalam programnya. Hal tersebut membuat program K3F ini belum memiliki pergerakan yang signifikan di tahun 2024 ini.
Untuk diketahui, K3F merupakan salah satu program yang menjanjikan 100 event selama kepemimpinan Edi Damansyah dan Rendi Solihin dengan misi menggerakkan ekonomi daerah berbasis pariwisata dan ekonomi kreatif. Yang juga menghadirkan event-event seni pertunjukan dengan mengundang artis-artis nasional dan lokal tersebar di 20 kecamatan yang ada di Kukar.
Kendati demikian, Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin menegaskan bahwa perhelatan K3F yang juga menaungi sejumlah event bertajuk nasional seperti Kukar Land Festival akan tetap berjalan di tahun 2024 ini. Dikarenakan sudah adanya nomenklatur dan telah mengikuti aturan-aturan yang berlaku.
“Memang ada beberapa permasalahan yang belum terjawab sampai saat ini dan membuat teman-teman Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar belum berani mengambil langkah kembali. Jadi saya tegaskan, kalau tidak ada salah kenapa takut melaksanakan kegiatan ini, karena masyarakat menunggu,” tegas Rendi, Selasa (4/6/2024).
Lebih lanjut Rendi menyebutkan bahwa program K3F ini sudah memiliki alokasi tersendiri di APBD 2024. Baik itu event Kukar Land, festival kebudayan hingga event-event di kecamatan. Maka dari itu, ia memastikan bahwa K3F tetap berlanjut di tahun ini.
Selain itu, Ia juga membeberkan beberapa solusi agar K3F dapat berjalan dengan optimal. Yakni meminta pendampingan dari Kejaksaan Negeri (Kejari) untuk mengetahui apa yang boleh dilakukan dan tidak. Hal ini dilakukan agar jangan sampai program ini menjadi Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA).
Namun, Rendi juga mengungkapkan bahwa masih ada beberapa hambatan di dinas terkait. Seperti peralihan Kepala Dinas, yang saat ini masih dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt). Dan untuk itu, Rendi mengingatkan agar Dispar dapat menyiapkan solusi sehingga kegiatan tersebut dapat berjalan dengan baik, dan anggaran terserap dengan maksimal.
“Mudah-mudahan Kepala Dinas yang terpilih bisa memastikan semua anggaran bisa terserap dengan baik dan semua agenda berjalan dengan baik. Artinya kalau ada kekeliruan kemarin harusnya ada solusi untuk dibenarkan,” pungkas Rendi. (adv/rl/diskominfokukar)






