Tingkatkan Kompetensi Perempuan Mandiri, DP3A dan IWAPI Kukar Gelar Pelatihan Tata Boga di Kelurahan Loa Tebu

Teks Foto : Suasana bimtek tata boga di kelurahan Loa Tebu (Rizka/Media Mahakam)

mediamahakam.com, KUTAI KARTANEGARA – Kelurahan Loa Tebu, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara menjadi titik ke 12 yang disinggahi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) dan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dalam upayanya meningkatkan peran perempuan dalam sektor ekonomi.

Kegiatan yang dilaksanakan DP3A Kukar dan IWAPI Kukar ini merupakan bentuk kolaborasi dalam melaksanakan Advokasi Kebijakan dan Pendampingan Peningkatan Partisipasi Perempuan di Bidang Politik, Hukum, Sosial, dan Ekonomi. Dengan agenda kegiatan kali ini yaitu Bimbingan Teknis Tata Boga atau memasak.

Ketua IWAPI Kukar, Fety Puja Amelia menyebutkan, pelatihan Tata Boga di Kelurahan Loa Tebu ini menjadi titik ke -12 dan merupakan aspirasi untuk perempuan-perempuan yang ada di Kutai Kartanegara yang dilaksanakan oleh ibu-ibu.

“Pelatihan ini juga disesuaikan dengan kebutuhan ibu-ibu yang ada Kecamatan. Ada yang butuhnya tata rias, ada yang butuhnya tata busana, ada juga yang tata boga. dan kebetulan di Loa Tebu ini tata boga yang di request dari ibu-ibu, ” ujar Fetty.

Di kesempatan kali ini, pelatihan Tata Boga akan dibimbing langsung oleh bunda Lala. Seorang wanita luar biasa yang telah melatih banyak perempuan di hampir 20 kecamatan se-Kukar dan telah mengantongi sertifikat resmi.

“Di akhir nanti ibu-inu juga akan mendapatkan sertifikat dan modal berupa peralatan memasak seperi kompor, oven, mixer, wajan dan peralatan yang mendukung usaha ibu nantinya, ” tambahnya.

Fetty berharap melalui kegiatan ini ibu-ibu di Kelurahan Loa Tebu dapat memperoleh ilmu baru dan tidak menutup kemungkinan dapat membantu perekonomian keluarga serta membuka lapangan pekerjaan baru untuk sesama.

Di kesempatan yang sama, Kepala Bidang (Kabid) PUG, PP, PSDGA DP3A Kukar, Chalimatus Sa’diah, mengapresiasi semangat para ibu-ibu Kelurahan Loa Tebu yang hadir untuk mengikuti pelatihan tata boga ini. Ia menyebutkan semangat seperti ini sangat dibutuhkan agar nilai serta peran perempuan di masyarakat khususnya di sektor ekonomi dapat meningkat.

“Dari kegiatan ini ibu-ibu juga bisa sekaligus belajar bagaimana caranya menjadi pengusaha. Seperti yang diucapkan Ibu Fety, bahwa kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi ibu-ibu sekalian. Karena harinini perempuan itu tidak hanya mementingkan kasur, dapur saja paling tidak bisa membantu perekonomian keluarga,” tutupnya. (rl)