Semarakkan Erau 2024, Dispora Kukar Akan Kembali Gelar Lomba Lari Malam dan Sejumlah Olahraga Tradisional Masyarakat

Teks Foto : Kadispora Kukar, Aji Ali Husni (Rizka/Media Mahakam)

mediamahakam.com, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) akan kembali menghadirkan Lomba Lari Malam, yang biasanya menjadi agenda rutin warga Tenggarong dan sekitarnya pada saat bulan puasa, untuk menambah semarak Erau 2024 yang akan digelar pada tanggal 22 September mendatang.

Untuk diketahui, lomba lari malam ini merupakan kegiatan yang sudah menjadi agenda rutin masyarakat kota Tenggarong dan sekitarnya pada bulan puasa atau Ramadhan. Setiap tahunnya, kegiatan ini selalu ramai diikuti masyarakat umum baik tua maupun muda sembari menunggu waktu sahur tiba.

Melihat antusiasme masyarakat pada kegiatan tersebut serta tingginya minat pada olahraga lari dewasa ini, Dispora Kukar berencana untuk menghadirkan kembali kegiatan tersebut diluar agenda biasanya, yaitu kali ini untuk memeriahkan Erau 2024.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kukar, Aji Ali Husni menyebutkan lomba lari malam ini merupakan bagian dari program Kementerian Pemuda dan Olahraga yang diberi nama Liga Tarkam. Dimana selain lari malam, Liga Tarkam ini juga mencakup sejumlah cabang olahraga lainnya seperti, senam puskesmas (Germas), bola voli, dam tenis meja.

“Jadi salah satu kegaitannya itu ada lari malam yang kita garap dengan kawan-kawan komunitas dengan kelas 60 dan 80 meter,” ujar Ali saat ditemui di ruangannya, Rabu (11/9/2024).

Ali menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk support dari Dispora Kukar untuk mensukseskan Erau 2024 lewat berbagai macam kegiatan olahraga, baik olahraga prestasi maupun olahraga tradisional.

Adapun sistematis daripada lari malam yang akan datang ini lebih kurang akan sama dengan yang sebelumnya pernah dilaksanakan. Namun, dengan sedikit modifikasi dan penyesuaian mengingat konsep yang diusung kali ini adalah Tarkam.

Standar keamanan untuk kegiatan ini pun akan sedikit berbeda dari sebelumnya, dimana pada kegiatan lari malam biasanya para peserta tidak mengenakan alas kaki, sedangkan di lari malam Erau 2024 kali ini para peserta akan diwajibkan memakai alas kaki demi memastikan seluruh kegiatan tetap berjalan aman dan nyaman.

“Kita lakukan penyesuaian untuk lari malam yang kali ini, jadi nanti akan digarap dengan gaya olahraga masyarakat, tapi tetap dengan memperhatikan sisi aturan dan keselamatan daripada peserta,” jelas Ali.

“Dan untuk kali ini peserta kita wajibkan memakai alas kaki untuk menghindari peserta cedera. Karena, janga sampai kita lari ini tujuannya untuk sehat tapi malah kita tidak dapat sehatnya dari itu,” tambahnya.

Selain lari malam dan tiga cabor lainnya dalam Liga Tarkam ini, Erau 2024 juga akan diramaikan dengan berbagai kegiatan dari olahraga tradisional lainnya seperti begasing, bakiak, menyumpit, sampai dengan ketapel yang semuanya akan digelar serentak pada 22 September 2024, pukul 13.30 WITA di lapangan parkir Jembatan Repo-Repo, Tenggarong.

“Jadi ini adalah bentuk support kami untuk memeriahkan Erau 2024, sekaligus upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya olahraga, baik dalam konteks tradisional maupun modern,” tutupnya. (rl)