Proyek di Kampung Lendian Liang Nayuq diduga di “mainkan” oknum-oknum tertentu, Dedi Dores : Akan Saya Bawa Ke Kejati Kaltim dan BPK

Mediamahakam.com, Kutai Barat— Proyek pembangunan saat ini sedang gencar dilakukan oleh pemerintah pusat sampai dengan pemerintah daerah, seperti Kabupaten Kutai Barat (Kubar). Hal ini bertujuan untuk pemerataan pembangunan serta mempercepat majunya suatu daerah.

Namun Ketua Bidang Advokasi Lingkungan Hidup Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (Permahi) menilai salah satu proyek di Kubar yaitu semenisasi di Kampung Lendian Liang Nayuq dan pembangunan SDN 014 yang dilakukan Dinas PUPR Kutai Barat diduga menimbulkan kerugian negara.

Ketua Bidang Advokasi Lingkungan Hidup DPN Permahi Dedi Dores meminta masyarakat berperan aktif untuk mengawasi proyek semensiasi beberapa titik jalan di Kampung Lendian Liang Nayuq yang dilakukan Dinas PUPR Kutai Barat.

Dedi yang juga berprofesi sebagai advokat dan putra daerah Kampung Lendian Liang Nayuk mengatakan para penegak hukum harus ikut serta melakukan pengawasan proyek khususnya pembangunan di daerahnya mulai dari jalan hingga Sekolah di SD 014.

“Saya Sebagai masyarakat kampung Lendian Liang ayuq dan putra asli lendian meminta penegak Hukum ikut serta mengawasi proyek jalan semensiasi ini dan Gedung SD 014,” tegasnya saat dihubungi

Dalam waktu dekat Dedi mengungkapkan akan segera melaporkan permasalahan pembangunan di kampungnya tersebut dan meminta kejaksaan tinggi (Kejati) Kaltim dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk turut mengawasi.

“Dalam waktu dekat saya akan melaporkan ke Kejati Katim dan BPK untuk turut serta dalam pengawasannya,” ucapnya.

Lebih lanjut, Dedi Dores menduga kerugian negara berasal dari kerja sama sejumlah oknum direktur CV pekerja proyek, dan oknum DPRD Kutai Barat, beserta pengurus Kampung Lendian menerima fee proyek yang akan masuk.

Berdasarkan itulah dedi meminta untuk aparat penegak hukum memeriksa gawai dan rekening bank baik dari oknum pejabat dan direktur CV proyek-proyek tersebut.

“Saya meminta kepada aparat penegak hukum segera kroscek dan periksa semua ponsel oknum pejabat yg main di proyek ini selain itu hp direktur CV mohon di periksa juga bahkan sampai transaksi rekeningnya” pungkasnya.