MTQ Antar Perangkat Daerah Pertama se-Kukar Akan Digelar Dalam Waktu Dekat Ini
Teks Foto : Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat Setkab Kukar, Dendy Irwan Fahrizal (Rizka/Media Mahakam)
mediamahakam.com, KUTAI KARTANEGARA – Sebagai bentuk implementasi dari misi kedua Kukar Idaman dalam meningkatkan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berakhlak mulia, unggul dan berbudaya. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berencana akan menggelar Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se Kukar bulan Juli ini.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat Setkab Kukar, Dendy Irwan Fahrizal. Ia juga menyebutkan bahwa kegiatan MTQ antar OPD ini juga merujuk pada Surat Edaran Dewan Pengurus Korpri yang sejalan dengan kebijakan Perda Kukar Nomor 4 Tahun 2021 tentang pedoman Gerakan Etam Mengaji (GEMA).
Untuk diketahui penyelenggaraan Program GEMA ini sendiri dimaksudkan untuk meningkatkan syiar agama Islam serta membangun karakter masyarakat muslim yang beriman, bertakwa serta menjadi teladan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Jadi kita akan melaksanakan MTQ internal dan MTQ antar OPD. Kegiatannya akan kita laksanakan berjenjang, diantaranya dimulai dari MTQ Internal, kemudian dari sana akan diutus beberapa perwakilan untuk mengikuti MTQ antar OPD. Setelah itu dari MTQ antar OPD akan dipilih lagi beberapa perwakilan untuk ikut MTQ tingkat Korpri di provinsi dan nasional,” Jelas Dendy, Jumat (5/7/2024).
Lebih lanjut, Dendy mengatakan pelaksanaan kegiatan MTQ di lingkup OPD ini merupakan fokus kebijakan yang diusung langsung oleh Bupati Kukar Edi Damansyah dan Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin. Dan serta merta untuk meningkatkan syiar agama Islam serta membangun karakter masyarakat muslim yang beriman, bertakwa serta menjadi teladan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Khususnya di lingkungan Pemkab Kukar.
“Jadi gerakan GEMA ini akan menyeluruh, tidak hanya untuk masyarakat umum namun juga di lingkup Pemkab Kukar. Seperti sebelumnya sudah kita terapkan juga di seleksi JPTP, dimana salah satu syaratnya yaitu mengaji,” ujarnya.
Diketahui, kegiatan MTQ antar OPD ini merupakan yang pertama kali dilaksankan okeh Pemkab Kukar. Hal ini otomatis akan membuatnya menjadi tonggak sejarah khususnya di Kukar.
Adapun ketentuan yang harus diikuti dari pelaksanaan kegiatan ini yaitu, kegiatan ini wajib diikuti seluruh Aparatur Sipik Negara (ASN), P3K, sampai dengan Kepala Perangkat Daerah di setiap instansi pemerintah yang berada di Pemkab Kukar.
Dan jika kepala perangkat daeranya berstatus PLT dari OPD A dan definitnya berada di OPD B, maka ia memiliki hak untuk memilih akan mewakili OPD yang mana yang akan ia wakili dalam pelaksanaan tersebut. Dan jika ia memilih untuk mewakili OPD definitnya, maka Dinas A akan diwakili oleh sekretarisnya.
“ Sama halnya apabila yang menjadi Plt itu sekertarisnya, makan sekertaris yang wajib mewakili. Kemudian satu perangkat daerah (OPD) wajib mengutus minimal 4 khafilah.” terangnya.
Dalam pelaksanaan MTQ antar OPD ini juga telah ditentukan sejumlah kategori. Diantaranya yaitu, kategori pemula untuk iqro 1-6, tartil dan khusus untuk pemula dapat diikuti oleh semua ASN.
Dan sebagai catatan, untuk perwakilan OPD yang sudah pernah mengikuti MTQ sebagai dewan hakim dan pelatih MTQ, tidak diperkenankan mengikuti kategori pemula ini. Dan dianjurkan untuk dapat mengikuti kategori lainnya yaitu kategori tilawah Al-Quran.
MTQ antar OPD ini nantinya akan dilaksanakan selama tiga hari di Masjid Agung Sultan Sulaiman Tenggarong. Dan akan disediakan pula sejumlah hadiah menarik untum oara pemenang di setiap kategorinya.
“Kegiatan ini akan kita laksanakan tiga hari nantinya, di Masjid Agung Sultan Sulaiman Tenggarong. Dan sudah kita siapkan juga sejumlah hadiah menarik mulai dari untuk personal dan bisa dibawa pulang sampai dengan untuk OPDnya,” tutup Dendy. (rl)






