Kurang Dari 5 Jam, GPM On The Road Pertama Usungan Disketapang Kukar Ludes Diserbu Warga

Teks Foto : Suasana Gerakan Pangan Murah yang digelar Disketapang di halaman parkir MPP (Rizka/Media Mahakam)

mediamahakam.com, KUTAI KARTANEGARA – Komitmen kuat yang dilakukan Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dalam pengendalian inflasi terus berlanjut dengan menghadirkan inovasi Gerakan Pangan Murah (GPM) On the Road, yang digelar di halaman parkir Mall Pelayanan Publik (MPP) Tengggarong, Jumat (12/7/2024) pagi tadi.

Kegiatan ini dibuka pukul 08.00 WITA dan dijadwalkan selesai pada pukul 12.00 WITA. Namun, karena tingginya animo masyarakat membuat barang-barang yang dijual pada GPM On the Road kali ini terjual habis kurang dari 5 jam.

Kepala Disketapang Kukar, Sutikno melalui Kabid Ketersediaan dan Kerawanan Pangan Disketapang Kukar, Evi Violinda menyebutkan, GPM On the Road ini merupakan kali pertama yang diselenggarakan pada bulan Juli ini. Dan akan mulai rutin diselenggarakan di bulan-bulan berikutnya.

“Kegiatan ini kita laksanakan dalam rangka pengendalian inflasi. Insyaallah dari kegiatan pertama di bulan Juli ini, kita akan adakan lagi di bulan-bulan berikutnya,” ujarnya.

Kegiatan GPM On the Road kali ini juga bekerjasama dengan Bulok dan menjual sejumlah bahan pokok seperti beras sphp, gula, minyak goreng, dan telur. Selain itu, ada juga sayur mayur, tempe dan beberapa kudapan yang dijual Disketapang Kukar.

“Kali ini kami sediakan beras sebanyak 1,1 ton yang harga perkarungnya di Rp 65.000, kemasan 5 kilo. Kemudian ada gula sebanyak 200 kilo dengan harga Rp 16.500 per kilo. Minyak sebanyak 200 liter dengan harga Rp 15.500 per liter. Dan telur di harga Rp 55.000 per satu raknya,” jelas Eva.

Selain mengajak masyarakat untuk berbelanja bahan pokok murah, Disketapang Kukar juga merangkai kegiatan GPM On the Road kali ini dengan Senam Zumba bersama. Serta berencana akan mengadakan door prize kecil-kecilan pada GPM On the Road di bulan-bulan berikutnya agar menarik lebih banyak minat masyarakat dan memeriahkan acara.

“Insyaallah kedepannya kami akan adakan door prize kecil-kecilan juga berupa bahan-bahan pokok seperti mie dan telur, agar kegiatan ini lebih rame dan meriah,” ucapnya.

Di samping itu, Analisis Ketahanan Pangan Kukar, Sudiro menjelaskan terkait konsep unik GPM yang diusung Disketapang kali ini. Dimana ia menyebutkan, GPM On the Road merupakan inovasi dan langkah alternatif yang diusung Disketapang Kukar di luar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Dimana para vendor hadir dengan berjualan di atas kendaraan milik masing-masing, yang umumnya menggunakan mobil. Namun, Diro tetap mempersilahkan jika ada vendor yang ingin membuka stand biasa dengan membawa meja serta tenda milik pribadi.

“GPM On the Road ini non budgeter alias di luar APBD. Karena sebelumnya kita sudah selenggarakan GPM dengan anggaran itu sebanyak 2 kali beberapa bulan yang lalu. Oleh karena itu kali ini kita mencoba inovasi yang baru. Jadi para para vendor yg mau ikut kami persilahkan membawa kendaraan masing-masing, pun kalau mau menggunakan tenda bisa membawa tenda pribadi,” ujar pria yang akrab disapa Diro itu.

GPM On the Road ini untuk sementara hanya akan berfokus untuk Kecamatan Tenggarong. Namun, jika animo masyarakat semakin tinggi akan kegiatan ini, Diro menyebut tidak menutup kemungkinan GPM On the Road juga akan diselenggarakan di kecamatan-kecamatan lainnya di Kukar.

“Untuk sementara kita fokuskan di Tenggarong dulu. Tapi jika dari hasil evaluasi menunjukkan peningkatan tidak menutup kemungkinan akan kita selenggarakan juga di kecamatan ataupun titik-titik lainnya di Kukar. Kita sesuaikan juga dengan animo masyarakat,” tutupnya. (rl)