Inspektorat Kukar Terapkan Manajemen Risiko untuk Cegah Korupsi Sejak Perencanaan

Teks : Kepala Inspektorat Daerah Heriansyah

 

Mediamahakam.com, KUTAI KARTANEGARA – Upaya pencegahan korupsi di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kini diperkuat sejak tahap paling awal. Inspektorat Daerah mulai menerapkan manajemen risiko dalam proses perencanaan program pembangunan agar setiap langkah pemerintah daerah berjalan transparan dan akuntabel.

 

Kepala Inspektorat Daerah Kukar, Heriansyah, menegaskan bahwa penerapan sistem pengawasan berbasis risiko menjadi bagian penting dari strategi mitigasi korupsi yang dilakukan secara kolaboratif antarorganisasi perangkat daerah (OPD).

“Mitigasi korupsi kita mulai dari proses perencanaan. Proses perencanaan dilakukan secara kolaboratif antar-OPD. Dari sisi perencanaan, kita sudah menerapkan manajemen risiko,” ujarnya, pada Senin (6/10/2025).

 

Menurut Heriansyah, sistem ini mencakup penyusunan register risiko, langkah mitigasi, serta tindak lanjut terhadap potensi masalah yang mungkin muncul dalam pelaksanaan program.

“Harapannya, setiap program yang direncanakan bisa mencapai tujuan, sekaligus mencegah penyimpangan yang dapat menimbulkan tindak pidana korupsi,” katanya.

 

Ia menjelaskan bahwa langkah penguatan pengawasan tersebut sejalan dengan arah kebijakan kepala daerah yang mendorong perbaikan tata kelola menuju pemerintahan yang lebih efektif dan bersih.

 

Lebih lanjut, Heriansyah menekankan bahwa penerapan manajemen risiko bukan hanya tentang kepatuhan administrasi, tetapi juga bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjaga integritas dan kepercayaan publik.

“Upaya mitigasi risiko ini dilakukan agar tujuan dan niat mulia Bupati dan Wakil Bupati untuk mewujudkan masyarakat Kutai Kartanegara yang sejahtera dapat terwujud,” tuturnya.

 

(Zii)