Calon Bupati Kukar Awang Yacoub Luthman Coblos di TPS 03 Kelurahan Melayu, Gaungkan Prinsip Keadilan dan Kemandirian
Teks Foto : AYL saat melaksanakan pencoblosan di TPS 03 Kelurahan Melayu. (Rizka/Media Mahakam)
mediamahakam.com, KUTAI KARTANEGARA – Calon Bupati Awang Yacoub Luthman (AYL) melaksanakan hak pilihnya di TPS 03, Jalan Imam Bonjol, tepatnya di Gang Kubur, Kelurahan Melayu, Rabu (27/11/2024). Dalam kesempatan tersebut, Awang hadir bersama istri pada pukul 08.00 pagi. Ia menyampaikan optimisme terhadap pilihan masyarakat yang didasarkan pada kebutuhan akan perubahan yang nyata dan keadilan ekonomi yang berkeadilan.
Dalam wawancara bersama awak media setelah usai memberikan hak suaranya, Calon Bupati nomor urut 02 itu menekankan pentingnya kemandirian masyarakat sebagai salah satu indikator keberhasilan pembangunan. “Kalau masyarakat mandiri, artinya mereka produktif. Dengan produktivitas, daya beli mereka meningkat, yang kemudian berdampak pada kesejahteraan yang lebih merata,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa kesejahteraan harus dilihat sebagai proses menciptakan keadilan ekonomi, bukan hanya mengejar hasil akhir.
Awang juga menggarisbawahi peran pemerintah dalam mendorong investasi yang melibatkan masyarakat secara aktif. Menurutnya, keterlibatan rakyat selama ini masih kurang diperhatikan. “Kita ingin investasi yang tidak hanya melalui pemerintah, tetapi juga melibatkan rakyat. Dengan begitu, keadilan ekonomi dapat diwujudkan,” tegasnya.
Selain itu, Awang menyoroti pentingnya memegang teguh prinsip kepatuhan terhadap aturan dan nilai-nilai agama. Ia menegaskan bahwa pasangan nomor urut 02 yang ia usung bersama pasangannya Ahmad Zais berkomitmen untuk mengikuti mekanisme peraturan yang berlaku dan tidak melanggar ketentuan agama. Prinsip ini, katanya, telah menjadi dasar perjuangannya sejak awal kampanye.
Di akhir wawancara, Awang mengajak masyarakat untuk memilih dengan bijak dan mendukung perubahan yang ia perjuangkan. Ia berharap semua pihak dapat bersama-sama membangun daerah dengan prinsip keadilan ekonomi dan kesejahteraan merata. “Mari kita wujudkan daerah yang mandiri, produktif, dan sejahtera,” tutupnya. (rl)






