Bupati Kukar Resmi Buka Balap Ketinting Bupati Cup 2024, Ratusan Peserta Siap Perebutkan Hadiah Jutaan Rupiah

Teks Foto : Bupati Kukar Edi Damansyah saat membuka acara Balap Ketinting Bupati Cup 2024. (Rizka/Media Mahakam)

mediamahakam.com, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menggelar Balap Ketinting Bupati Cup 2024 di dermaga penyeberangan Pulau Kumala, Tenggarong, Sabtu (14/12/2024) pagi tadi. Event ini resmi dibuka oleh Bupati Kukar, Edi Damansyah, dan turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kukar, jajaran Dinas Perhubungan Kukar sebagai pihak penyelenggara, serta ratusan peserta dari berbagai daerah.

Kepala Dinas Perhubungan Kukar, Ahmad Junaidi, selaku Ketua Panitia Pelaksanaan Lomba Balap Ketinting Bupati Cup 2024 menjelaskan bahwa lomba ini bertujuan melestarikan budaya bahari yang menjadi identitas masyarakat di tepian Sungai Mahakam.

Selain itu, ajang ini juga menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi antar-peserta yang berasal dari Kukar maupun daerah lain seperti Kutim, Kubar, Bontang, Kaltara, hingga Sulawesi Selatan.

“Kami berharap pembalap-pembalap dari Kukar dapat bersaing dengan peserta dari daerah lain, tentunya dengan tetap menjujung sportivitas” ucapnya.

Dengan total hadiah sebesar Rp 151 juta, lomba ini diikuti oleh lebih dari 200 peserta. Kompetisi dibagi menjadi tiga kategori, yakni Kelas Pemula Piston 75mm dengan 44 peserta, Kelas Umum Piston 75mm dengan 80 peserta, dan Kelas Umum Piston 94mm yang diikuti oleh 75 peserta.

“Lomba ini akan berlangsung selama dua hari, yakni dari tanggal 14 hingga 15 Desember 2024, dengan final dan pembagian hadiah Insyaallah akan dilaksanakan hari Minggu sore, 15 Desember 2024,” tambahnya.

Sementara itu, dalam sambutannya Bupati Edi Damansyah menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan lomba ini yang dianggap sebagai upaya pelestarian budaya masyarakat Kukar, khususnya di bantaran Sungai Mahakam, danau, serta pesisir. “Event ini sangat penting untuk menjaga tradisi dan memperkuat identitas kita sebagai masyarakat bahari,” ungkap Edi.

Selain aspek budaya, Edi juga menyoroti dampak positif dari event ini terhadap ekonomi masyarakat. Kehadiran ribuan penonton menjadi peluang bagi para pedagang untuk meningkatkan pendapatan. Ia berharap olahraga ini terus berkembang dan mampu menarik lebih banyak perhatian di masa mendatang.

“Semoga komunitas ketinting terus eksis, tidak hanya sebagai wadah olahraga, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi kerakyatan,” ujar Edi.

Kedepannya Edi berharap event olahraga kerakyatan seperti ini dapat terus lestari sehingga dapat digelar kembali dengan berbagai inovasi baru dalam penyelenggaraan lombanya agar semakin menarik minat masyarakat luas.

Sebelum menutup sambutannya, tidak lupa Edi memberikan pesan kepada peserta untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perlombaan berlangsung.

“Selamat dinikmati lomba ini, utamakan selalu keselamatan dan berikan yang terbaik untuk para pengunjung, para penonton yang hadir pada hari ini,” pungkasnya. (rl)