Bastian Asal Berau Pimpin GM FKPPI Kaltim : mudah-mudahan bisa memberi kontribusi positif ke pemerintah daerah
SAMARINDA— Musyawarah Daerah Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI/POLRI (GM FKPPI) Kalimantan Timur usai digelar dan telah menetapkan ketua baru untuk melanjutkan perjuangan.
Bastian dari Kabupaten Berau menjadi Ketua GM FKPPI Kaltim.
Bastian sebagai ketua terpilih dan juga ketua panitia musda mengatakan untuk mempersiapkan Musda ke-X GM FKPPI diperlukan waktu selama tiga bulan.

“Alhamdulillah, Musda GM FKPPI Kaltim sesuai jadwal, ini menandakan bahwa organisasi GM FKPPI Kaltim masih memiliki kekompakan dan semangat,” ujarnya.
Dijelaskannya pula kegiatan Musda tersebut juga dihadiri oleh seluruh pengurus di 9 Kabupaten/Kota se – Kaltim.
Sebagai ketua terpilih, ia juga menyampaikan program kerja yang akan segera direalisasikannya yakni koordinasi dan konsolidasi dari tingkat atas hingga ke tingkat bawah.
Hal ini agar para pemuda-pemudi yang selama ini merasa sebagai anggota GM FKPPI dapat memberikan kontribusi.
“Dengan adanya pengurus baru, mudah-mudahan bisa memberi kontribusi positif ke pemerintah daerah untuk pembangunan. Apalagi kita merupakan bagian dari IKN,” harap Bastian
Lebih lanjut dijelaskan Bastian, Sumber Daya Manusia (SDM) perlu diperkuat di internal organisasi, sehingga dapat mengambil porsi kemitraan, baik dari sisi eksekutif maupun legislatif.

“Ini butuh waktu yah, karena tantangannya sangat berat , apalagi proses kaderisasi yang perlu di perkuat dan memunculkan bakat-bakat baru dengan semangat baru,” jelasnya.
Bastian meyakinkan bahwa koordinasi tidak akan terganggu meski ia berdomisili di Berau, hal ini terbukti dengan suksesnya Musda X GM FKPPI Kaltim yang dilaksanakan.
“Apalagi sekarang tidak sulit, dengan sistem informasi dan digital yang baik, setiap keputusan penting nantinya bisa kita lakukan secara online seperti zoom,” jelasnya.
Ditanya tentang sikap politiknya dalam menghadapi pilkada yang akan datang, Bastian menjawab GM FKPPI punya hak politik.
“Karena kita punya hak politik, silahkan kawan – kawan yang punya kepentingan politik, ayo kita bicara, bukan begitu ?,” Tutupnya.






