Tak Tersentuh Aparat “Derby Solong Arena” di Samarinda Beroperasi Terang-terangan

Mediamahakam.com, Samarinda – Aktivitas perjudian sabung ayam di Jalan Gerilya, Kelurahan Makroman, Kecamatan Sambutan, Samarinda, nyaris tak pernah usai. Meski berkali-kali digerebek, arena bernama Kalangan FC itu justru kian berani menggelar laga besar berskala nasional, lengkap dengan piala.

 

Pada Mei 2026 lalu, arena ini menggelar laga nasional yang dihadiri peserta dari luar provinsi. “Rame betul waktu itu, parkiran kendaraan di dalam penuh sampai ke pinggir jalan besar,” ungkap seorang warga yang enggan disebut identitasnya.

Situasi parkiran saat pertandingan bulan Mei 2026 lalu di Kalangan FC

 

Lokasi Kalangan FC dapat terlihat di google maps, dengan akses jalan tanah sepanjang 500 meter, arena tersebut tersembunyi di balik bukit.

 

Media ini menyusuri jalur masuk: dari Jalan Gerilya,sebelum sampai arena pengunjung harus menempuh 300 meter menuju pos portal yang dijaga 4-6 orang dengan tarif masuk Rp5.000- Rp 10.000 per kendaraan, lalu 200 meter setelahnya menuju arena utama.

Dari informasi yang dihimpun, arena yang dijuluki “Derby Solong Arena” tersebut dikelola oleh seorang bos berinisial N.

 

Diketahui, Pada 9-10 Juli 2026 lalu “Derby Solong Arena” digelar kelompok asal Sidrap meraih juara. Para pemenang dengan bangga memamerkan piala di akun media sosial mereka.

Trofi yang ditunjukkan oleh salah satu kelompok yang memenangkan laga

 

Sementara itu Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar melalui Kasat Reskrim Polresta Samarinda,Kompol Rachmat Aribowo mengatakan belum mengetahui adanya kegiatan tersebut.

 

“saya belum tahu informasinya, nanti biar anggota saya cek,” singkatnya saat dikonfirmasi via telepon.

 

Sebagai informasi, pada pertengahan tahun 2025 lokasi tersebut sempat gerebek namun kepolisian tidak menemukan aktivitas tersebut. Sekitar empat orang dimintai keterangan. Mereka mengakui adanya kegiatan tersebut (perjudian sabung ayam).

Papan tulis hasil pertandingan dengan nama kelompok yang bertanding

 

Dikutip dari Sapos.co.id , Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, melalui Kapolsek Samarinda Kota, Kompol Adi Suamirta, membenarkan bahwa aparat kepolisian pernah melakukan pembubaran di lokasi tersebut.

“Pernah dibubarkan oleh Bhabinkamtibmas. Namun, berdasarkan informasi terbaru, aktivitas itu kembali beroperasi,” ujar Adi, Selasa (16/12/2025). (Tim Redaksi)