Tak Tersentuh Aparat “Derby Solong Arena” di Samarinda Beroperasi Terang-terangan
Mediamahakam.com, Samarinda – Aktivitas perjudian sabung ayam kawasan Jalan Gerilya, Kelurahan Mugirejo, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda, nyaris tak pernah usai. Meski berkali-kali digerebek, arena bernama Kalangan FC itu justru kian berani menggelar laga besar berskala nasional, lengkap dengan piala.
Pada Mei 2026 lalu, arena ini menggelar laga nasional yang dihadiri peserta dari luar provinsi. “Rame betul waktu itu, parkiran kendaraan di dalam penuh sampai ke pinggir jalan besar,” ungkap seorang warga yang enggan disebut identitasnya.

Lokasi Kalangan FC dapat terlihat di google maps, dengan akses jalan tanah sepanjang 500 meter, arena tersebut tersembunyi di balik bukit.
Berdasarkan pemberitaan Sapos.co.id , pada Senin, 7 Juli 2025 Kasat Reskrim, AKP Dicky Anggi Pranata pada saat itu, memimpin langsung anggota untuk melakukan penindakan mengungkapkan, penindakan itu berdasarkan laporan masyarakat.
“Kemudian kami segera menurunkan tim ke lokasi. Namun setibanya di tempat hanya ditemukan beberapa orang yang sedang berkumpul dan tidak terdapat aktivitas perjudian,” kata Dicky saat itu.
Selain terselubung di jalan masuk menuju ke lokasi perjudian terdapat sejumlah kamera CCTV, yang digunakan untuk memantau jika petugas datang. “Tempat yang digunakan untuk menggelar perjudian itu cukup luas dan terpencil. Posisinya di hutan dan jaraknya cukup jauh dari pinggir jalan umum,” ujarnya saat itu.
Media ini menyusuri jalur masuk: dari Jalan Gerilya,sebelum sampai arena pengunjung harus menempuh 300 meter menuju pos portal yang dijaga 4-6 orang dengan tarif masuk Rp5.000- Rp 10.000 per kendaraan, lalu 200 meter setelahnya menuju arena utama.
Dari informasi yang dihimpun, arena yang dijuluki “Derby Solong Arena” tersebut dikelola oleh seorang bos berinisial N.
Diketahui, Pada 9-10 Juni 2026 lalu “Derby Solong Arena” digelar kelompok asal luar provinsi meraih juara. Para pemenang dengan bangga memamerkan piala di akun media sosial mereka.

Sementara itu Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar melalui Kasat Reskrim Polresta Samarinda,Kompol Rachmat Aribowo mengatakan belum mengetahui adanya kegiatan tersebut.
“saya belum tahu informasinya, nanti biar anggota saya cek,” singkatnya saat dikonfirmasi via telepon.
Sebagai informasi, pada pertengahan tahun 2025 lokasi tersebut sempat gerebek namun kepolisian tidak menemukan aktivitas tersebut. Sekitar empat orang dimintai keterangan. Mereka mengakui adanya kegiatan tersebut (perjudian sabung ayam).

Kini, dokumentasi pertandingan, trofi, papan peserta dan hasil laga, serta kembali terlihatnya aktivitas dan kendaraan di lokasi tersebut menjadi bahan yang akan ditindaklanjuti kepolisian.
Polresta Samarinda menyatakan akan melakukan pengecekan setelah menerima informasi mengenai aktivitas terbaru di kawasan yang dikenal sebagai “Derby Solong Arena” tersebut. (Tim Redaksi)








