Gratispoll Butuh Proses dan Penyesuaian di Tahun Pertama

 

Mediamahakam.com, Samarinda – Mantan Anggota DPRD Kalimantan Timur periode 2014–2019, Zain Taufiq Nurrohman, menilai program unggulan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur di bawah kepemimpinan Rudy Mas’ud dan Seno Aji membutuhkan waktu untuk berjalan maksimal, terutama program pendidikan Gratispol.

Menurut Zain, target besar yang dipasang pemerintah provinsi sejak awal membuat proses pelaksanaan di tahun pertama tidak lepas dari berbagai tantangan teknis dan administratif.

“Program yang dijalankan pemerintah provinsi saat ini memang memiliki target besar, termasuk program unggulan Gratispol. Jadi menurut saya, masyarakat juga perlu melihat prosesnya secara bertahap,” ujarnya.

Ia menjelaskan, program Gratispol melibatkan banyak aspek teknis, mulai dari pendataan penerima manfaat, sinkronisasi data mahasiswa, hingga koordinasi dengan berbagai perguruan tinggi di dalam maupun luar Kalimantan Timur.

Zain menilai hambatan yang muncul pada tahap awal pelaksanaan merupakan hal yang wajar mengingat cakupan program cukup besar dan melibatkan banyak penerima manfaat.

“Dengan jumlah penerima yang besar dan melibatkan banyak perguruan tinggi, tentu prosesnya tidak mudah. Kalau di awal pelaksanaan masih ada kendala, saya kira itu bagian dari proses penyesuaian,” katanya.

Meski demikian, ia optimistis program-program pemerintah daerah akan mengalami penyempurnaan seiring berjalannya waktu. Evaluasi pada tahun pertama dinilai dapat menjadi dasar perbaikan sistem pelaksanaan pada periode berikutnya.

“Ke depan tentu ada ruang perbaikan. Saya yakin pada tahun kedua dan seterusnya pelaksanaannya bisa lebih maksimal,” tutupnya. (Ave)