KTNA Nasional Dongkrak Ekonomi Kukar
Kepala Distanak Kukar, Muhammad Taufik.
Kukar – Rembuk dan Expo KTNA Nasional 2025 yang digelar di Tenggarong memberi dampak besar bagi masyarakat Kutai Kartanegara (Kukar). Ribuan peserta dari berbagai daerah hadir, membawa perputaran ekonomi baru yang dirasakan hingga ke pelaku usaha kecil dan menengah.
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar, M. Taufik, menegaskan bahwa kehadiran peserta KTNA memberi manfaat ganda. Selain meningkatkan semangat petani, kegiatan berskala nasional ini juga mendatangkan keuntungan ekonomi nyata bagi daerah.
“Harapan kita yang pertama adalah kehadiran kawan-kawan KTNA se-Nasional bisa memberikan tambahan pendapatan dan kesejahteraan bagi UMKM di Kukar. Termasuk pemondokan yang ditempati peserta dan penginapan hotel yang penuh. Itu tentu menambah pendapatan bagi Kukar,” kata Taufik, Sabtu (20/9/2025).
Menurut Taufik, lonjakan kunjungan membuat hotel dan rumah-rumah warga yang dijadikan homestay terisi penuh. Tak hanya itu, kuliner lokal, transportasi, hingga produk kerajinan tangan ikut kebanjiran permintaan dari para tamu yang datang. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan pertanian tidak berdiri sendiri, melainkan mampu menggerakkan roda ekonomi secara luas.
Ia menyebut, manfaat ekonomi hanyalah salah satu sisi positif dari pelaksanaan KTNA Nasional. Lebih penting lagi, acara ini menjadi ruang tukar pengalaman dan pembelajaran bersama bagi petani Kukar dengan petani dari seluruh Indonesia. Dari diskusi hingga forum rembuk, para petani mendapat wawasan baru untuk mengembangkan usaha pertanian mereka.
“Harapan kita ini bisa menambah motivasi kawan-kawan petani untuk terus meningkatkan aktivitas di sektor pertanian dan perikanan, dalam rangka mendukung ketahanan pangan,” ujarnya.
Taufik juga menilai momen ini sangat tepat untuk membangkitkan kembali optimisme petani pasca dampak panjang perubahan iklim dan fluktuasi harga komoditas. Ia menekankan pentingnya dukungan moral selain intervensi program pemerintah.
“Kami berharap KTNA ini bukan hanya meninggalkan catatan acara, tapi benar-benar menjadi suntikan semangat bagi petani Kukar untuk terus bergerak,” tuturnya.






